Kanal

Legenda MotoGP Salut Sikap Marc Marquez Terima Penalti Meski Kontroversial

Penulis: Abdi Ardiansyah
08 Mar 2026, 17:11 WIB

Marc Marquez

Berita MotoGP : Legenda MotoGP, Randy Mamola, memuji sikap Marc Marquez setelah menerima penalti kontroversial pada Sprint Race MotoGP Thailand musim MotoGP 2026.

Insiden tersebut terjadi saat Marc Marquez terlibat duel sengit dengan pembalap KTM, Pedro Acosta, pada lap-lap terakhir Sprint Race MotoGP Thailand. Pada lap kedua terakhir, Marquez mencoba menyalip Acosta di tikungan terakhir.

Manuver tersebut membuat kedua pembalap bersenggolan dan Acosta melebar hingga keluar lintasan. Race direction kemudian memutuskan memberikan penalti kepada Marquez.

Pembalap Ducati itu diminta untuk mengembalikan posisi kepada Acosta pada lap terakhir balapan. Keputusan tersebut memicu perdebatan di kalangan penggemar MotoGP.

Sebagian menilai penalti tersebut terlalu keras, sementara sebagian lainnya menganggap keputusan tersebut sudah tepat.

Meski dirugikan oleh keputusan tersebut, Marquez memilih menerima penalti tanpa melakukan protes terbuka terhadap keputusan steward. Menurut Mamola, sikap tersebut menunjukkan profesionalisme dan rasa hormat Marquez terhadap kejuaraan.

Ia menyebut Marquez adalah pembalap yang “loyal terhadap kejuaraan” karena tetap mematuhi keputusan race direction.

“Jadi, jelas, ketika sampai pada dua lap terakhir, kedua pembalap ini bersentuhan; mereka tidak saling bertabrakan atau semacamnya, tetapi mereka bersentuhan. Saya pikir Marc setia pada kejuaraan, dan dia mendengarkan Simon Crafar, dan siapa pun yang dijatuhi penalti, mereka memperbaikinya, dan dia menerimanya. Anda akan merasakan kekecewaan ketika penalti diberikan kepada Anda.

“Tetapi yang tidak ingin saya lihat adalah pembalap sekaliber Marc tidak berusaha menyalip seseorang, dan jika mereka mengalami kontak dan keluar lintasan, mereka harus menerimanya. Saya pikir sangat penting bagi para pembalap untuk mengadakan pertemuan tatap muka tentang hal ini karena balapan saat ini sangat sulit dengan level motor dan mesinnya; penting bagi mereka semua untuk berbicara.”

Namun Mamola juga mengingatkan bahwa aturan penalti yang terlalu ketat bisa membuat pembalap menjadi ragu untuk melakukan manuver menyalip.

Ia khawatir pembalap akan takut mencoba menyalip jika risiko penalti terlalu besar.

Karena itu, Mamola berharap para pembalap dan penyelenggara bisa berdiskusi secara langsung untuk membahas batasan dalam duel balapan.

Menurutnya, balapan MotoGP saat ini sangat kompetitif sehingga para pembalap harus memiliki ruang untuk bertarung di lintasan. Sementara itu, reaksi terhadap penalti Marquez memang cukup beragam.

Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, sempat mempertanyakan keputusan steward karena menilai kontak antara Marc Marquez dan Pedro Acosta tidak terlalu signifikan.

Sebaliknya, mantan juara dunia World Superbike, Neil Hodgson, justru mendukung keputusan penalti tersebut.

Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Randy Mamola, MotoGP Thailand, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru