Luca Marini: Honda Masih Bermasalah, Bakal Kesulitan di MotoGP 2027
Luca Marini
Berita MotoGP - Luca Marini resmi meninggalkan Honda setelah memastikan kepindahannya ke Tech3 untuk MotoGP 2027. Sebelum pergi, rider asal Italia itu memberikan gambaran kurang menggembirakan bagi Honda karena perubahan regulasi besar belum tentu mengubah peta kekuatan MotoGP.
Luca Marini telah resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Honda setelah Tech3 mengumumkan kepindahannya untuk MotoGP 2027. Marini bergabung dengan Honda pada 2024 setelah meninggalkan VR46. Namun, selama memperkuat pabrikan asal Jepang tersebut, ia belum mampu meraih podium di kelas premier.
Kini Marini akan memulai petualangan baru bersama Tech3 dan KTM. Di sisi lain, Honda sedang menyiapkan line-up baru dengan Fabio Quartararo yang akan datang dari Yamaha. Satu kursi lainnya kemungkinan ditempati David Alonso atau Diogo Moreira.
Menariknya, Marini sempat menguji prototipe Honda untuk MotoGP 2027 di Brno pada Juni lalu. Dari pengalaman tersebut, ia menilai perubahan regulasi tidak otomatis membuat persaingan menjadi lebih seimbang.
Mulai 2027, MotoGP akan menggunakan mesin berkapasitas 850cc, turun dari 1.000cc. Regulasi juga memangkas perangkat aerodinamika dan melarang penggunaan perangkat pengatur ketinggian motor.
Perubahan tersebut diperkirakan membuat motor lebih lambat. Namun, Marini melihat kekuatan masing-masing pabrikan kemungkinan tetap tidak jauh berbeda.
"Menurut saya, urutan kekuatan teknis kurang lebih akan tetap sama karena Aprilia dan Ducati sudah membuktikan bahwa mereka adalah pabrikan yang bekerja paling baik," ujar Marini kepada GPOne.
Menurutnya, keunggulan Ducati dan Aprilia bukan sekadar soal performa motor, tetapi juga berkaitan dengan cara kedua pabrikan mengembangkan proyek mereka.
"Terutama dalam hal metode kerja dan bagaimana mereka mengoptimalkan energi serta anggaran di area motor yang tepat," lanjutnya.
Marini juga mengakui motor prototipe 2027 yang sudah ia coba terasa lebih lambat akibat perubahan regulasi.
"Motornya jauh lebih lambat. Namun, ini tetap motor MotoGP. Saya yakin ini masih merupakan prototipe awal," katanya.
Prediksi Luca Marini menjadi kabar yang kurang menyenangkan bagi Honda. Pabrikan Jepang tersebut masih berjuang mengejar Ducati dan Aprilia setelah mengalami penurunan performa dalam beberapa tahun terakhir.
Honda memang menunjukkan perkembangan, tetapi jika urutan kekuatan tidak banyak berubah pada 2027, perjuangan mereka untuk kembali menjadi kandidat juara kemungkinan masih berlanjut.
Artikel Tag: Honda, Ducati, Luca Marini, aprilia, MotoGP 2027