Kanal

Manajer Pramac Sebut Toprak Razgatlioglu Punya Kemiripan dengan Bagnaia

Penulis: Abdi Ardiansyah
18 Jan 2026, 21:02 WIB

Toprak Razgatlioglu

Berita MotoGP: Toprak Razgatlioglu belum menjalani balapan perdananya di MotoGP, namun kesan positif sudah ia tinggalkan di internal Pramac. Gino Borsoi melihat satu kemampuan penting yang membuat Toprak mengingatkannya pada Francesco Bagnaia.

Gino Borsoi dikenal sebagai sosok yang telah bekerja dengan sejumlah pebalap top MotoGP. Kini manajer tim Pramac itu melihat potensi istimewa pada Toprak Razgatlioglu yang akan menjalani debut MotoGP pada musim 2026. Menurut Borsoi, gaya balap pebalap asal Turki tersebut memiliki kemiripan dengan salah satu kekuatan terbaik Francesco Bagnaia.

Razgatlioglu resmi bergabung dengan Pramac Yamaha melalui kontrak pabrikan berdurasi dua tahun. Ia akan berduet dengan Jack Miller pada musim 2026, yang menjadi langkah awal adaptasinya di kelas utama sebelum regulasi baru MotoGP diberlakukan pada 2027. Toprak datang ke MotoGP dengan status juara dunia World Superbike tiga kali, termasuk dua gelar beruntun bersama BMW pada 2024 dan 2025.

Meski menyadari gaya balap agresifnya tidak sepenuhnya cocok dengan motor Yamaha M1 saat ini, Razgatlioglu tetap menerima tantangan tersebut. Ia memahami bahwa 2026 merupakan musim transisi penting, terlebih MotoGP akan melarang penggunaan ride height device dan beralih ke ban Pirelli pada 2027, perubahan yang dinilai lebih sesuai dengan karakter balapnya.

Borsoi menilai kekuatan utama Toprak terletak pada pengereman, aspek yang juga menjadi ciri khas Bagnaia.

“Bagnaia adalah salah satu pebalap terbaik yang pernah saya tangani dalam hal pengereman,” ujar Borsoi kepada GPOne. “Dan mungkin di situlah mereka memiliki kesamaan.”

Borsoi bekerja dengan Bagnaia pada musim Moto3 2016 dan kemudian mendampingi Jorge Martin hingga meraih gelar juara dunia MotoGP 2024. Dari pengalamannya tersebut, ia mampu melihat perbedaan karakter pebalap. Jika Bagnaia unggul saat pengereman, Martin dikenal sangat kuat dari tengah tikungan hingga keluar tikungan.

Dalam tes pascamusim di Valencia 2025, Borsoi mengamati Razgatlioglu masih mengandalkan kebiasaan lama dengan mengerem terlalu keras. Namun adaptasi berjalan cepat.

“Pada hari kedua tes, dia sudah mulai mengubah gaya balapnya. Dia langsung paham bahwa pendekatan lamanya tidak selalu efektif di MotoGP,” kata Borsoi.

Perkembangan tersebut membuat Borsoi optimistis. Ia meyakini Toprak Razgatlioglu akan mulai tampil kompetitif pada pertengahan musim 2026, seiring meningkatnya pemahaman terhadap karakter Yamaha M1 dan tuntutan MotoGP.

Artikel Tag: Toprak Razgatlioglu, pramac racing, Francesco Bagnaia

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru