Marquez Akui Lambat di Tikungan Favorit Silverstone
Marquez Akui Lambat di Tikungan Favorit Silverstone - sumber: (motorsport)
Berita MotoGP mengguncang Silverstone dengan pernyataan dari Marc Marquez, yang menyebutkan bahwa ia kini tak lagi mampu menutupi kelemahannya di sirkuit tersebut. Menurut Marquez, kini ia lebih lambat di tikungan-tikungan yang sebelumnya menjadi kekuatannya pada Grand Prix Inggris tahun lalu. Dalam latihan Jumat, pembalap Ducati pabrikan ini hanya mampu finis di posisi ketujuh, tertinggal lebih dari tujuh persepuluh detik dari Aprilia yang dikendarai Marco Bezzecchi.
Kekhawatiran bertambah ketika ia tertinggal lebih dari tiga persepuluh detik di belakang VR46 Ducati yang dikendarai Fabio di Giannantonio, sementara saudaranya, Alex Marquez, juga menunjukkan kecepatan yang impresif meski akhirnya berada sedikit di belakangnya dalam catatan waktu. Marquez mengungkapkan bahwa gaya berkendaranya membuatnya rentan di sirkuit cepat dan mengalir seperti Silverstone, dan kondisi fisiknya saat ini tidak lagi memungkinkannya untuk mengatasi kelemahan tersebut sebagaimana di tahun-tahun sebelumnya.
Saat ditanya mengapa ia mengikuti saudaranya dari Gresini, Alex, Marc menjelaskan bahwa ia belajar bahwa di beberapa titik Alex sangat cepat. Namun, mencoba menirunya malah membuat situasi semakin buruk karena ia justru kehilangan lebih banyak waktu. Marquez menambahkan, "Dengan gaya berkendara saya, sejak 2013, saya kuat di sirkuit yang sama dan di titik yang sama. Namun, di tikungan-tikungan mengalir inilah saya kesulitan."
Upaya Marquez untuk mengejar gelar dunia ke-10 kini terfokus pada strategi untuk memanfaatkan peluang besar di sirkuit-sirkuit yang menjadi kekuatannya, sembari membatasi kerugian di tempat-tempat seperti Assen. Namun, ia mengakui bahwa untuk menembus lima besar di Silverstone, ia menghadapi tantangan besar. "Kami bekerja dengan baik, mencoba menemukan yang terbaik. Saat ini, kami jauh dari podium, tetapi lebih dekat ke lima besar—namun saya belum masuk lima besar. Jadi, kami harus bekerja untuk mencoba berada di sana," ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa Di Giannantonio dan Alex Marquez memiliki keunggulan atas dirinya, meski keduanya belum mampu menantang Aprilia untuk posisi puncak. "Alex dan Diggia sangat cepat, tetapi Aprilia sedikit lebih cepat atau lebih konsisten," tambah Marquez. Dengan memahami kekuatan dan kelemahan motor, Marquez bertekad untuk terus bekerja keras mengatasi tantangan ini.
Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Alex Marquez