Melandri Kritik MotoGP Beri Izin Jorge Martin Tampil di Sepang Meski Cedera
Jorge Martin sempat ikut rangkaian MotoGP Malaysia sebelum akhirnya mundur saat kualifikasi.
Berita MotoGP - Mantan pembalap MotoGP, Marco Melandri, melontarkan kritik terhadap protokol pemeriksaan cedera di ajang balap tersebut setelah Jorge Martin dinyatakan layak kembali berlomba di GP Malaysia 2026. Ia menyoroti perbedaan keputusan medis terhadap Martin dan Raul Fernandez yang sebelumnya juga mengalami cedera.
Keputusan tim medis MotoGP yang menyatakan Jorge Martin layak mengikuti GP Malaysia 2026 menuai pertanyaan dari Marco Melandri. Mantan pembalap asal Italia itu menilai standar pemeriksaan kelayakan pembalap yang mengalami cedera perlu mendapat penjelasan.
Jorge Martin datang ke Sirkuit Sepang hanya beberapa hari setelah mengalami kecelakaan di Phillip Island. Insiden tersebut membuatnya mengalami patah tulang radius pada pergelangan tangan.
Kondisinya terlihat belum pulih sepenuhnya saat menjalani sesi latihan Jumat. Martin hanya menyelesaikan 12 putaran pada FP1 dan tiga putaran dalam sesi latihan berikutnya. Meski demikian, tim medis MotoGP menyatakannya fit untuk melanjutkan akhir pekan balapan.
Melandri kemudian membandingkan situasi tersebut dengan Raul Fernandez. Pembalap Trackhouse itu mengalami patah jari di Mandalika dan sempat kembali berlomba keesokan harinya. Namun, ia justru dinyatakan tidak fit dalam periode setelahnya.
"Fernandez mematahkan jari di Mandalika dan berlomba keesokan harinya. Kemudian, selama dua pekan berikutnya, dia cedera dan tidak berlomba," kata Melandri melalui video di akun Instagram resminya.
Sementara itu, Martin mengalami patah tulang radius, bagian tulang yang menanggung beban ketika pembalap melakukan pengereman. Melandri mempertanyakan alasan Martin tetap dinyatakan layak berlomba, terutama karena kondisi cedera tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas pengereman.
"Saya selalu berada di pihak pembalap. Saya mungkin akan mengambil keputusan yang sama, bahkan mungkin lebih buruk. Namun, pertanyaan sebenarnya adalah siapa yang menentukan seorang pembalap fit atau tidak?" ujarnya.
Melandri juga menyindir bahwa MotoGP seolah lebih mengutamakan kelangsungan pertunjukan daripada konsistensi keputusan medis.
Di sisi lain, direktur Aprilia, Paolo Bonora, menjelaskan bahwa tim memilih mengistirahatkan Martin dalam sesi latihan tertentu agar kondisinya lebih siap menghadapi sesi penting, yakni kualifikasi dan dua balapan.
Namun, kondisi Martin tetap menjadi perhatian. Ia bahkan sempat mengalami momen menegangkan di Tikungan 12 saat latihan Jumat. Pada akhirnya, Martin memutuskan mundur dari sisa GP Malaysia untuk melanjutkan pemulihan cedera.
Artikel Tag: Marco Melandri, Jorge Martin, MotoGP 2026