Kanal

Tak Usah Pikirkan Hasil, Yamaha Minta Jack Miller Fokus Pengembangan Motor

Penulis: Abdi Ardiansyah
12 Jan 2026, 01:30 WIB

Jack Miller

Berita MotoGP: Yamaha tak menargetkan hasil instan dari Jack Miller di sepanjang MotoGP 2026. Pabrikan asal Jepang itu justru meminta pebalap Australia tersebut fokus penuh pada pengembangan motor V4 baru mereka.

Jack Miller menghadapi musim MotoGP 2026 dengan tekanan yang tidak biasa. Meski datang dari musim 2025 terburuk dalam beberapa tahun terakhir, Yamaha justru meminta sang pebalap ini untuk tidak memikirkan hasil balapan sama sekali. Fokus utama mereka jelas, menjadikan 2026 sebagai tahun pengembangan sebelum era regulasi baru MotoGP dimulai.

Musim lalu merupakan tahun pertama Miller bersama Yamaha setelah membela Honda, Ducati, dan KTM. Pengalaman lintas pabrikan itulah yang membuat Yamaha menilai Miller sebagai aset penting, terutama saat mereka menjalani transisi besar dengan meninggalkan mesin inline four menuju mesin V4 yang akan dipakai penuh mulai 2026.

Keputusan Yamaha memperpanjang kontrak Miller bersama Pramac juga tak lepas dari kebutuhan tersebut. Kehadiran Toprak Razgatlioglu sebagai rookie MotoGP membuat Yamaha membutuhkan figur berpengalaman untuk menjaga arah pengembangan. Dalam proses itu, Miguel Oliveira justru tersingkir meski masih memiliki kontrak.

Jurnalis MotoGP, Simon Patterson, menjelaskan bahwa ekspektasi Yamaha terhadap Miller memang sangat rendah dari sisi hasil. Dalam podcast The Race MotoGP, ia menyebut bahwa musim 2026 hampir bisa dianggap sebagai musim belajar.

“Dia bahkan tidak akan berpikir soal hasil, kecuali mungkin saat kondisi lintasan basah dan ada peluang kejutan di kualifikasi. Hampir semua musimnya akan dihabiskan untuk mengembangkan Yamaha V4,” ujar Patterson.

Ia juga menilai bahwa Pramac Yamaha kemungkinan besar tidak akan kompetitif sepanjang 2026 karena fokus utama mereka adalah memahami karakter motor baru. Hal ini sejalan dengan pernyataan manajemen Yamaha yang menilai kegagalan Miller di 2025 juga dipengaruhi minimnya referensi, terutama karena Oliveira sering absen akibat cedera.

Meski demikian, situasi ini tetap berisiko bagi Miller. Jika performanya kembali tak menunjukkan progres signifikan, posisinya di MotoGP bisa terancam. Apalagi Razgatlioglu datang sebagai juara dunia World Superbike tiga kali dan sorotan publik akan langsung tertuju pada perbandingan keduanya.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa 2026 bisa menjadi musim terakhir Miller sebagai pembalap penuh waktu di MotoGP. Jika tersingkir, peluang terbesar baginya adalah bertahan sebagai pebalap penguji Yamaha, terutama untuk proyek mesin V4 850cc jelang regulasi 2027.

Dengan tekanan waktu dan proyek besar di tangan, musim depan menjadi ujian karakter bagi Jack Miller. Bukan soal podium, melainkan seberapa besar kontribusinya dalam membangun masa depan Yamaha di MotoGP.

Artikel Tag: Jack Miller, pramac racing, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru