Kanal

Toprak Razgatlioglu Diprediksi Bakal Tampil Melesat di MotoGP 2027

Penulis: Abdi Ardiansyah
11 Jan 2026, 17:29 WIB

Toprak Razgatlioglu

Berita MotoGP: Debut Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026 diprediksi penuh tantangan. Mantan pebalap MotoGP Sylvain Guintoli menilai Toprak baru akan benar benar berbahaya setelah aturan penting dihapus pada 2027.

Bergabungnya Toprak Razgatlioglu ke MotoGP akhirnya bisa terwujud pada musim 2026 bersama Pramac Yamaha. Setelah bertahun tahun mendominasi World Superbike, pebalap asal Turki itu akan memulai petualangan baru di kelas tertinggi balap motor dengan kontrak pabrikan Yamaha berdurasi dua tahun.

Namun ekspektasi besar terhadap Toprak juga dibarengi tantangan yang tidak kecil. Adaptasi terhadap motor prototipe MotoGP, karakter ban Michelin, serta gaya berkendara Yamaha M1 menjadi pekerjaan rumah utama pada musim debutnya. Toprak sendiri mengakui bahwa posisi berkendara dan rasa terhadap roda depan menjadi perbedaan paling besar dibandingkan motor Superbike.

Mantan pebalap MotoGP sekaligus pengamat teknis, Sylvain Guintoli, menilai publik perlu bersabar. Menurutnya Toprak belum tentu langsung tampil dominan pada 2026. Ia justru menyebut 2027 sebagai titik krusial bagi pebalap berusia 29 tahun tersebut.

“Toprak adalah talenta yang sangat spesial. Dia bisa melakukan hal hal yang tidak bisa dilakukan pebalap lain,” kata Guintoli kepada Crash. “Tetapi 2026 akan menjadi musim adaptasi besar, apalagi kita belum tahu seberapa kompetitif paket Yamaha.”

Guintoli menyoroti dua faktor utama yang akan sangat menguntungkan Toprak pada 2027. Yang pertama adalah pergantian pemasok ban dari Michelin ke Pirelli. Toprak selama bertahun tahun membangun reputasinya di World Superbike dengan ban Pirelli, termasuk meraih tiga gelar juara dunia bersama Yamaha dan BMW.

Faktor kedua, yang tak kalah penting adalah dihapuskannya ride height device mulai musim 2027. Perangkat ini selama beberapa tahun terakhir menjadi elemen krusial dalam performa MotoGP, terutama saat akselerasi dan pengereman. Namun teknologi tersebut juga membuat karakter motor menjadi sangat berbeda dan lebih kompleks.

“Tanpa ride height device dan dengan ban Pirelli, gaya Toprak akan jauh lebih cocok. Di situ dia bisa menjadi senjata yang sesungguhnya,” ujar Guintoli.

Larangan ride height device memang diyakini akan mengubah wajah MotoGP. Bahkan pebalap sekelas Francesco Bagnaia sempat kesulitan beradaptasi dengan sistem tersebut pada musim 2025 hingga performanya menurun drastis. Dalam konteks ini, perubahan regulasi justru bisa menjadi keuntungan besar bagi Toprak yang dikenal sangat kuat saat pengereman dan mengendalikan motor secara agresif.

Dengan demikian, musim 2026 kemungkinan besar menjadi fase pembelajaran. Sementara 2027 bisa menjadi momen ketika Toprak Razgatlioglu benar benar menunjukkan potensi maksimalnya di MotoGP.

Artikel Tag: Toprak Razgatlioglu, MotoGP 2027

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru