Muci: Dari Pentakill Menuju Finals MVP KIS4
Muci: Dari Pentakill Menuju Finals MVP KIS4 - sumber: (ggwp)
Berita Esports datang dari skena kompetitif Honor of Kings global, di mana Ong Jun Yang, lebih dikenal sebagai Muci, telah mencuri perhatian sebagai pemain muda berbakat. Melalui performanya yang luar biasa di Honor of Kings Invitational 2026 Season 4 (KIS4), Farm Lane asal Malaysia ini tidak hanya membawa timnya meraih gelar juara, tetapi juga menempatkan dirinya sebagai Player To Watch yang patut diperhitungkan di masa depan.
Dalam perjalanan KIS4, Muci mencuri sorotan utama dengan momen spektakuler saat berhasil mencatatkan Pentakill di partai final melawan Nongshim RedForce. Pencapaian ini lebih dari sekadar statistik; ini adalah bukti ketenangan, kemampuan mekanik individu, dan pengambilan keputusan tingkat tinggi. Pentakill bukan hanya tentang mengeliminasi lima pemain lawan, tapi juga tentang momentum, positioning, dan pemahaman tempo permainan yang matang—sesuatu yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Melihat statistik, performa Muci memang tidak bisa dianggap sepele. Pada game ketiga grand finals dengan hero Erin, ia mencatatkan KDA 8/0/1, menunjukkan konsistensi dan minim kesalahan. Selain itu, kontribusi damage sebesar 96.629 menegaskan perannya sebagai sumber damage utama tim, sementara efisiensinya dipertahankan dengan hanya menerima 42.637 damage. Dengan total gold 8.322 dan partisipasi dalam teamfight sebesar 82 persen, Muci menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar finisher, tetapi juga pemain yang aktif berkontribusi dalam hampir seluruh pertempuran penting timnya.
Angka statistik hanyalah sebagian dari cerita besar Muci. Pada game keempat grand finals, NOVA sempat tertinggal jauh dari Nongshim RedForce. Namun, Muci menjadi kunci kebangkitan timnya dengan menggunakan Flowborn (Marksman) dan mengamankan Quadrakill yang mengubah momentum pertandingan. Keputusan agresifnya bukan sekadar keberanian, tetapi hasil kalkulasi matang terhadap posisi lawan dan peluang teamfight. Momentum tersebut membawa NOVA menutup pertandingan dengan kemenangan mutlak 4-0.
Dari sisi prestasi, perjalanan karier Muci terbilang impresif untuk pemain yang lahir pada 2005-an. Bersama NOVA Esports, ia telah mengoleksi sejumlah gelar prestisius seperti Honor of Kings Asian Wave 2023 Season 1, Honor of Kings Invitational 2025 Season 3, MY Honor of Kings League Spring 2025, hingga puncaknya di Honor of Kings Invitational 2026 Season 4. Gelar Finals MVP KIS4 semakin menegaskan bahwa perannya dalam keberhasilan tim bukan sekadar pelengkap, melainkan faktor utama kemenangan.
Dengan usia yang masih sangat muda, ruang berkembang Muci masih sangat luas, baik dari segi pengalaman, variasi hero pool, maupun kepemimpinan dalam tim. Melihat tren performanya, Muci memiliki potensi untuk menjadi bintang yang bersinar di skena Honor of Kings global. Jika ia mampu mempertahankan konsistensi dan terus mengembangkan fleksibilitas permainannya, bukan tidak mungkin Muci akan menjadi pemain yang terus mendominasi turnamen internasional dalam beberapa tahun ke depan. KIS4 mungkin menjadi panggung yang memperkenalkan namanya ke dunia, tetapi perjalanan Muci jelas masih panjang—dan sangat layak untuk terus dinantikan.