Mungkinkah Terjadi Tukar Guling Nova Widianto dan Rionny Mainaky
Nova Widianto-Rexy Mainaky/[Foto:NST]
Kedua pria itu mengundurkan diri pada hari yang sama, dan ini telah memicu spekulasi tentang pertukaran pemain bulu tangkis tingkat tinggi antara Malaysia dan Indonesia. Nova Widianto, pelatih kepala ganda campuran nasional yang akan segera meninggalkan jabatannya, akan kembali ke Jakarta, dan rekannya dari Indonesia, Rionny Mainaky, akan datang ke Malaysia.
Kebetulan, Nova Widianto dan Rionny Mainaky mengundurkan diri dari posisi masing-masing efektif per 31 Juli, sehingga memunculkan kemungkinan "pertukaran" yang melibatkan kedua pelatih tersebut .
BAM dan PBSI hampir secara bersamaan mengumumkan kepergian kedua pelatih tersebut pada hari Kamis.
Direktur pelatihan ganda nasional, Rexy Mainaky, sebelumnya mengatakan bahwa Nova Widianto akan menggantikan Rionny Mainaky sebagai kepala pelatih ganda campuran PBSI yang baru.
Fakta bahwa Rionny adalah kakak laki-laki Rexy, dan memiliki pengalaman melatih selama 20 tahun di Jepang, telah menambah spekulasi bahwa dia bisa menggantikan Nova di BAM.
Rionny melatih tim ganda putra nasional Jepang dari tahun 2010 hingga 2019 sebelum kembali ke PBSI, di mana ia menjabat sebagai kepala pelatihan dan prestasi, dan kemudian sebagai kepala pelatih ganda campuran dari Desember 2024 hingga sekarang.
"PBSI dan Rionny Mainaky, serta asisten pelatih Amon Sunaryo, telah sepakat untuk secara resmi mengakhiri tugas mereka di Pusat Pelatihan Nasional PBSI," kata badan sepak bola Indonesia itu dalam sebuah pernyataan.
Untuk sementara, tugas Nova di BAM akan diambil alih oleh wakilnya yang sudah lama mendampinginya, Lutfi Zaim Khalid, hingga badan nasional tersebut menunjuk pelatih kepala baru.
Pelatih veteran Malaysia lainnya, Jeremy Gan, juga masuk dalam daftar incaran dan bisa menjadi pilihan kuat untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Nova.
Jeremy menikmati masa jabatan yang sukses sebagai pelatih ganda campuran nasional Jepang dari tahun 2018 hingga 2024 sebelum pindah ke Hong Kong untuk menjadi pelatih ganda campuran mereka tahun lalu.
Di bawah bimbingan Jeremy, pasangan Jepang Yuta Watanabe / Arisa Higashino memenangkan dua medali perunggu Olimpiade (2020 dan 2024), dua medali perak dan dua medali perunggu Kejuaraan Dunia, selain menjadi peringkat No. 1 dunia pada tahun 2022.
Pasangan ini juga meraih 11 gelar World Tour, termasuk tiga gelar All England (2018, 2021 dan 2022).
Jeremy Gan juga telah membangkitkan kembali karier para veteran Hong Kong, Tang Chun Man-Tse Ying Suet, dengan membimbing mereka meraih gelar juara Asia Championship tahun lalu.
Artikel Tag: PBSI, bam, rexy mainaky, Nova Widianto, Rionny Mainaky