Nasihat Verstappen Bantu Gabriel Bortoleto Menemukan Jalan ke F1
Max Verstappen dan Gabriel Bortoleto
Berita F1: Gabriel Bortoleto menjadi salah satu pebalap muda yang paling mencuri perhatian dalam beberapa musim terakhir. Pebalap asal Brasil itu sukses menjuarai Formula 3 pada 2024, sebelum melanjutkan kiprahnya ke Formula 2 dan bergabung dengan program junior McLaren. Prestasi tersebut mengukuhkan namanya sebagai talenta potensial untuk masa depan Formula 1.
Namun, situasi di McLaren membuat jalan menuju F1 tidak mudah. Tim asal Woking itu telah mengikat Lando Norris dan Oscar Piastri dengan kontrak jangka panjang, sehingga peluang promosi dalam waktu dekat hampir tertutup. Kondisi tersebut mendorong Bortoleto untuk mencari alternatif lain yang lebih realistis demi mewujudkan target utamanya, yakni tampil di Formula 1 secepat mungkin.
Keputusan besar itu tidak diambil tanpa pertimbangan matang. Bortoleto mengungkap bahwa ia kerap berdiskusi dengan Max Verstappen, juara dunia empat kali, untuk meminta pandangan soal arah karier yang paling tepat. Keduanya memang dikenal memiliki hubungan yang cukup dekat sejak Bortoleto masih berkiprah di jenjang junior.
“Hubungan saya dengan Max sangat baik sejak lama. Dia selalu memberi dukungan dan bersikap jujur soal potensi maupun pilihan yang saya miliki,” ujar Bortoleto. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta bantuan khusus, melainkan sekadar meminta pandangan objektif. “Saya sering bertanya soal peluang dan arah yang sebaiknya diambil. Dia memberikan pendapat yang realistis dan sangat membantu.”
Setelah menjuarai Formula 2, Bortoleto akhirnya menandatangani kontrak dengan Sauber untuk musim 2025. Langkah ini dinilai strategis, mengingat tim tersebut tengah bersiap bertransformasi menjadi Audi dalam beberapa tahun ke depan. Kesempatan itu membuka pintu debut Formula 1 yang selama ini ia incar.
Menariknya, Verstappen juga disebut pernah menyarankan Red Bull agar memantau perkembangan Bortoleto. Hal tersebut terungkap dalam sebuah podcast, yang membuat Bortoleto merasa terkejut sekaligus tersanjung. “Saya tahu dia pernah berbicara dengan pihak Red Bull, tapi tidak menyangka dilakukan sejak lama. Mendengar pengakuan itu tentu terasa spesial,” katanya.
Gabriel Bortoleto juga mengungkap bahwa Jonathan Wheatley, yang kini menjabat prinsipal tim Audi, pernah menyampaikan bahwa Verstappen beberapa kali memberikan rekomendasi positif sebelum dirinya direkrut. Bagi Bortoleto, dukungan dari pebalap sekelas Verstappen menjadi motivasi tambahan untuk membuktikan diri di Formula 1.
Artikel Tag: Gabriel Bortoleto, Max Verstappen, Sauber, Audi, Red Bull, F1 2026