Norwegia Masih Pimpin Daftar Medali Hari Ke-5 Olimpiade Musim Dingin 2026
Kontingen Skandinavia itu mengumpulkan 7 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu dengan total 13 medali di Olimpiade Musim Dingin Milano–Cortina 2026. (Foto: AP)
Norwegia tetap kokoh di puncak klasemen medali Olimpiade Musim Dingin Milano–Cortina 2026 hingga akhir hari kelima pertandingan, Rabu (11/2).
Kontingen Skandinavia itu mengumpulkan 7 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu dengan total 13 medali.
Posisi kedua ditempati Amerika Serikat dengan 4 emas, 6 perak, dan 2 perunggu (12 medali), sementara Italia sebagai tuan rumah berada di peringkat ketiga dengan 4 emas, 2 perak, dan 7 perunggu (13 medali).
Persaingan papan atas klasemen berlangsung ketat. Swiss berada di posisi keempat dengan empat emas, diikuti Jerman dan Prancis yang masing-masing mengoleksi tiga medali emas.
Swedia, Austria, dan Jepang juga masih bersaing dalam perebutan posisi sepuluh besar.
Sementara itu, Belanda, Republik Ceko, Slovenia, Kanada, China, dan Korea Selatan turut menyumbangkan medali dalam berbagai cabang olahraga.
Hari kelima kompetisi diwarnai sejumlah penampilan menonjol dari atlet dunia.
Dari cabang speed skating, atlet China Ning Zhongyan meraih perunggu nomor 1.000 meter putra dengan catatan waktu 1 menit 7,34 detik, sekaligus menjadi medali es pertama China di Milan-Cortina 2026.
Medali emas diraih Jordan Stolz dari Amerika Serikat dengan waktu 1:06,28, yang sekaligus memecahkan rekor Olimpiade. Atlet Belanda Jenning de Boo meraih perak.
Di cabang ski alpine, atlet Swiss Franjo von Allmen mencetak sejarah dengan meraih emas super-G putra, melengkapi tiga gelar yang ia menangkan dalam satu edisi Olimpiade setelah sebelumnya berjaya di nomor downhill dan team combined.
Prestasi tersebut menjadikannya atlet ketiga dalam sejarah ski alpine putra yang meraih tiga emas dalam satu Olimpiade Musim Dingin.
Tuan rumah Italia merayakan keberhasilan besar di cabang luge dengan merebut dua medali emas sekaligus pada nomor ganda putra dan ganda putri.
Emanuel Rieder dan Simon Kainzwaldner menang tipis di nomor putra, sementara Andrea Voetter dan Marion Oberhofer menjadi juara pada nomor putri.
Dari cabang freestyle skiing, atlet muda Amerika Serikat Elizabeth Lemley meraih emas nomor moguls putri pada debut Olimpiade-nya.
Rekan setimnya Jaelin Kauf meraih perak, sedangkan Perrine Laffont dari Prancis mendapatkan perunggu.
Pada biathlon nomor individual 15 km putri, Prancis mendominasi melalui Julia Simon yang meraih emas dan Lou Jeanmonnot yang memperoleh perak.
Perunggu diraih atlet Bulgaria Lora Hristova, yang tampil tanpa kesalahan tembakan.
Norwegia menambah koleksi emas melalui Jens Luraas Oftebro di nomor Nordic combined normal hill putra.
Sementara itu, pada figure skating ice dance, pasangan Prancis Laurence Fournier Beaudry dan Guillaume Cizeron meraih medali emas.
Di cabang hoki es putra, Swedia mengalahkan Italia 5-2, sedangkan Slovakia menundukkan Finlandia 4-1.
Memasuki hari keenam Milan-Cortina 2026, Kamis (12/2), sejumlah final penting akan digelar, termasuk super-G putri ski alpine, moguls putra freestyle skiing, relay tim campuran luge, speed skating 5.000 meter putri, serta final snowboard halfpipe putri dan snowboard cross putra.
Cabang short-track speed skating juga akan mempertandingkan final 500 meter putri dan 1.000 meter putra, sementara beberapa pertandingan hoki es putra dan putri akan melengkapi jadwal kompetisi hari tersebut.
Artikel Tag: olimpiade, Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026