Novak Djokovic Makin Dekat Untuk Atasi Isu Kesehatan Yang Misterius
Novak Djokovic [image: atp tour]
Berita Tenis: Novak Djokovic mengatakan bahwa ia melakukan kemajuan dalam mengatasi masalah Kesehatan yang mempengaruhinya dalam beberapa bulan terakhir.
Petenis berkebangsaan Serbia telah beberapa kali menyatakan tentang usahanya mengatasi masalah kesehatan tetapi memilih untuk tidak membuka masalah yang tengah dialaminya secara publik.
Setelah tersingkir dari Cincinnati Open pada bulan Agustus, mantan petenis peringkat 1 dunia menyatakan bahwa ia berhadapan dengan masalah kesehatan yang masih menghantui dan menyebabkan dirinya menghadapi “banyak masalah, terutama ketika kondisinya lembab dan panas.”
Bersamaan dengan masalah tersebut, petenis yang telah mengantongi 24 gelar Grand Slam melalui musim 2026 bak roller-coaster. Ia memasuki Paris Masters pekan ini setelah gagal memetik kemenangan secara beruntun di empat dari lima turnamen terakhir yang ia lakoni sejak Wimbledon. Tetapi, ia berhasil memenangkan gelar ke-102 dalam kariernya di Beijing awal bulan lalu.
“Saya masih ingin melakukan yang terbaik di Grand Slam, tetapi saya juga ingin bermain dengan baik di turnamen yang lain,” ungkap Djokovic.
“Sejujurnya, fokus musim ini berganti menjadi merasa lebih baik di lapangan dibandingkan bermain dengan apik, karena dalam sebagian besar turnamen yang saya ikuti, kondisi kesehatan menjadi tantangan yang sangat berat.”
“Hal ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan persiapan saya ataupun apakah saya sudah berlatih dengan cukup, karena saya melihat banyak orang yang gemar melontarkan pendapat ahli mereka seolah-olah tahu persis apa yang tengah terjadi pada diri saya, padahal sebenarnya tidak.”
Pekan ini, petenis berkebangsaan Serbia akan melakoni turnamen ke-11 pada musim ini, satu turnamen lebih sedikit dibandingkan Carlos Alcaraz, yang sempat absen selama hampir lima bulan akibat cedera. Sampai saat ini pada musim 2026, ia mencatatkan 20-9.
“Kami benar-benar semakin dekat untuk menemukan solusi atas apa yang saya alami selama 12 bulan terakhir,” lanjut Djokovic.
“Saat ini, tingkat performa saya, rasa senang saya saat berada di lapangan, serta perasaan saya secara keseluruhan sangatlah baik, dan saya bermain dengan lebih baik.”
“Pekan di Beijing adalah yang terbaik di sepanjang musim ini, selain di Australia, dan menurut saya, penampilan saya di Basel juga cukup baik. Tentu saja, kekalahan dalam pertandingan yang sengit itu memang disayangkan, tetapi saya hanya berusaha menikmati beberapa pekan terakhir musim ini.”
Petenis yang telah tujuh kali menjuarai Paris Masters, masih berpeluang untuk lolos ke ATP Finals, turnamen yang telah ia menangkan sebanyak tujuh kali. Untuk itu, ia harus melaju lebih jauh di Paris dan berharap hasil pertandingan para pesaingnya menguntungkan posisinya.
Saat ini, ia menempati posisi ke-11 dalam klasemen sementara menuju ATP Finals, sementara hanya delapan petenis teratas yang berhak lolos. Tetapi, salah satu petenis yang sudah memastikan diri lolos, Jannik Sinner tidak akan berpartisipasi karena cedera.
Pada pertandingan pembuka di Paris Masters, Djokovic akan menghadapi tantangan berat melawan Valentin Vacherot yang tengah dalam performa prima. Vacherot baru saja mengalahkan Rafael Jodar, Holger Rune, Taylor Fritz, dan Jiri Lehecka dalam perjalanannya menjuarai turnamen di Basel.
Artikel Tag: Novak Djokovic, paris masters