Nuno Espirito Santo Pasrah, West Ham di Ambang Degradasi
Nuno Espirito Santo kecewa West Ham makin terpuruk. (Foto: Getty Images)
Berita Liga Inggris: Nuno Espirito Santo tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah West Ham United tumbang 1-3 dari Newcastle United pada Ahad (17/5/2026) malam WIB. Kekalahan di St James’ Park membuat peluang West Ham bertahan di Premier League semakin menipis jelang pekan terakhir musim ini.
Nuno Espirito Santo mengakui nasib West Ham kini tidak lagi sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri. Klub asal London itu kini terpaut dua poin dari zona aman dan harus berharap Tottenham gagal menang atas Chelsea pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB agar peluang bertahan tetap hidup.
“Mari tunggu hari Selasa,” kata Nuno kepada Sky Sports. “Dalam beberapa pekan terakhir kami punya peluang untuk keluar dari situasi ini, tetapi kami tidak memanfaatkannya. Sekarang kami harus berharap pada hasil pertandingan lain. Itu masih mungkin, tetapi sangat sulit.”
West Ham tampil buruk sejak awal pertandingan di markas Newcastle. Nuno awalnya memainkan formasi tiga bek, tetapi langsung mengubah sistem menjadi empat bek setelah timnya tertinggal 0-2 dalam waktu kurang dari 20 menit. Namun, perubahan tersebut tidak memberikan dampak berarti terhadap performa timnya.
Pelatih berusia 52 tahun itu bahkan mengakui kemungkinan dirinya melakukan kesalahan dalam persiapan pertandingan. Menurutnya, West Ham terlalu terbuka sehingga Newcastle bisa bermain nyaman dan mengendalikan pertandingan hampir sepanjang laga berlangsung di depan pendukung mereka sendiri.
“Mungkin kami mempersiapkan pertandingan dengan buruk? Mungkin kami membuat kesalahan,” ujar Nuno. “Kami tertinggal dua gol cepat, tetapi pertandingan sebenarnya belum selesai. Kami mencoba bereaksi, tetapi cara kami kebobolan sangat buruk.”
Nuno juga menyoroti buruknya organisasi permainan West Ham United sepanjang pertandingan. Ia merasa timnya gagal menunjukkan semangat juang yang selama ini coba dibangun dalam beberapa pekan terakhir demi keluar dari tekanan zona degradasi Premier League musim ini.
“Saya melihat banyak kesalahan dan organisasi tim yang buruk. Kami terlalu terbuka dan membiarkan Newcastle bermain dengan nyaman,” katanya. “Itu pertandingan yang sangat sulit untuk kami.”
Meski peluang bertahan semakin kecil, Nuno tetap meminta para pemain West Ham mengakhiri musim dengan penuh harga diri dan rasa hormat terhadap klub. Ia juga memahami kemarahan para suporter yang kecewa berat melihat performa tim dalam laga sepenting itu.
“Kami harus mencoba mengakhiri musim dengan harga diri dan rasa hormat untuk klub,” ujar Nuno. “Para suporter kecewa dan frustrasi dengan apa yang mereka lihat hari ini, dan mereka punya alasan untuk itu.”
Artikel Tag: Premier League, West Ham United, Newcastle United, Nuno Espirito Santo