CEO NASCAR Steve O'Donnell Kenang Kyle Busch Jelang Balapan Coca-Cola 600
O'Donnell bicara panjang lebar mengenai warisan Kyle Busch di dunia NASCAR, termasuk karakter pemberontaknya hingga sejumlah perselisihan antara sang pembalap dengan otoritas balap tersebut. (Foto: AP)
CEO NASCAR Steve O'Donnell mengenang sosok Kyle Busch sebagai salah satu figur paling berpengaruh dan penuh warna dalam sejarah balap mobil Amerika setelah pembalap veteran itu meninggal dunia pada Kamis (21/5) waktu setempat.
Dalam konferensi pers di Charlotte Motor Speedway, Jumat (22/5), O'Donnell berbicara panjang lebar mengenai warisan Busch di dunia NASCAR, termasuk karakter pemberontaknya hingga sejumlah perselisihan yang pernah terjadi antara sang pembalap dengan otoritas balap tersebut.
“Olahraga ini adalah olahraga yang keras. Kyle Busch adalah sosok tangguh khas Amerika,” ujar O'Donnell kepada wartawan.
Busch meninggal dunia pada usia 41 tahun setelah sempat dirawat di rumah sakit akibat sakit serius beberapa hari sebelum dirinya dijadwalkan tampil pada balapan Coca-Cola 600.
O'Donnell mengakui bahwa hubungan NASCAR dengan Busch tidak selalu berjalan mulus. Namun, ia menyebut rivalitas dan berbagai insiden dengan Busch justru menjadi bagian penting dari perjalanan olahraga tersebut.
“Kami tentu punya banyak pertarungan dengannya. Tapi saya rela membayar mahal untuk bisa memiliki beberapa pertarungan lagi,” kata O'Donnell.
Ia juga mengenang salah satu momen yang menurutnya paling mencerminkan karakter Busch.
Saat itu NASCAR memerintahkan Busch untuk menjalani pemeriksaan di pusat medis setelah mobilnya menabrak dinding lintasan di Texas.
Busch kemudian berpura-pura mengalami cedera serius sambil berbaring di atas kendaraan pit cart.
“Dia berbaring kaku di pit cart dan menjadikan kami bahan lelucon. Saat itu saya marah, tapi sekarang kalau diingat lagi, itu sangat lucu. Itulah Kyle,” ujarnya.
Menyusul wafatnya Busch, NASCAR kini mempertimbangkan kemungkinan memasukkan namanya ke dalam daftar kandidat Hall of Fame kelas 2027.
Sebelumnya, daftar induksi tahun tersebut telah diisi Kevin Harvick, Jeff Burton, dan Larry Phillips.
Menurut sejumlah sumber kepada Associated Press, Busch sempat menjalani sesi simulasi balap Chevrolet di Concord, North Carolina, pada Rabu sebelum akhirnya tidak sadarkan diri dan dilarikan ke rumah sakit di Charlotte.
Meski demikian, O'Donnell menolak memberikan penjelasan terkait penyebab kematian maupun kondisi kesehatan Busch sebelum meninggal.
Ia menegaskan NASCAR menghormati permintaan privasi dari pihak keluarga.
“Kami baru menerima kabar ini kurang dari 24 jam lalu. Demi menghormati keluarga yang meminta privasi, saya tidak akan membahas hal tersebut,” ujar O'Donnell.
Ia menambahkan bahwa NASCAR tetap berkomitmen terhadap transparansi dan informasi lebih lanjut kemungkinan akan disampaikan pada waktu yang tepat.
Di tengah suasana duka, NASCAR memastikan balapan Coca-Cola 600 tetap digelar sesuai jadwal. O'Donnell menilai Busch sendiri tidak akan ingin ajang tersebut dibatalkan.
“Kyle Busch mungkin akan sangat marah jika kami tidak balapan. Jadi kami akan menghormati memorinya dan memastikan semua orang memahami siapa dirinya sebenarnya,” kata O'Donnell.
Artikel Tag: nascar, hall of fame, Kyle Busch