Delvi Nurfadillah Terima Hadiah 2.000 Dolar AS Usai Juara MMA Asia
Delvi Nurfadillah saat menerima medali emas di AMMA Championship 2026
Berita MMA: Prestasi Delvi Nurfadillah di ajang AMMA Championship 2026 China membawa lebih dari sekadar kebanggaan bagi Indonesia. Atlet binaan Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia tersebut menerima hadiah uang tunai sebesar 2.000 dolar AS setelah tampil sebagai juara di kejuaraan tingkat Asia yang diikuti oleh 34 negara.
Delvi menjadi satu dari 11 atlet Indonesia yang dikirim ke China dan berhasil mempersembahkan satu-satunya medali emas bagi Merah Putih. Pada partai final, ia sukses mengalahkan petarung asal Kazakhstan dan memastikan posisinya sebagai yang terbaik di kelasnya.
“Indonesia membawa pulang satu emas dan tiga perunggu. Medali emas itu saya raih di final,” ujar Delvi seusai pertandingan.
Selain medali emas, Delvi juga dianugerahi penghargaan Most Outstanding Athlete Award dari Asian Mixed Martial Arts Association. Penghargaan tersebut diberikan karena penampilannya yang konsisten, penguasaan teknik yang baik, serta ketenangan dalam menghadapi setiap laga.
“Penghargaan ini saya dapat karena saya berusaha tampil fokus dan konsisten di setiap pertandingan,” kata Delvi.
Hadiah uang tunai yang diterimanya tidak digunakan untuk gaya hidup pribadi. Delvi menegaskan bahwa sebagian besar hadiah tersebut akan dialokasikan untuk biaya pendidikan, tabungan masa depan, serta membantu sesama.
“Uangnya saya gunakan untuk membayar kuliah, ditabung untuk kebutuhan hidup, dan juga untuk menyantuni anak yatim,” tuturnya.
Pilihan Delvi Nurfadillah memanfaatkan hadiah tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena mencerminkan nilai tanggung jawab dan kepedulian sosial. Di tengah statusnya sebagai atlet berprestasi, Delvi tetap memprioritaskan pendidikan dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan.
Perjalanan menuju pencapaian ini tidak berjalan mudah. Delvi mengaku pernah mengalami kegagalan, termasuk saat gagal mengikuti Pekan Olahraga Nasional. Namun kegagalan tersebut menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kualitas diri.
“Saya pernah gagal di PON, tetapi saya terus berlatih dan dibina Pertacami. Alhamdulillah sekarang bisa meraih prestasi ini,” ungkapnya.
Delvi merupakan putri dari Amir dan Sri Marlinda, dengan latar belakang keluarga sederhana. Sang ayah adalah anggota TNI Angkatan Darat berpangkat Pembantu Letnan Satu. Saat ini, Delvi juga tercatat sebagai mahasiswi STIKOM Tunas Bangsa Pematang Siantar, Sumatera Utara.
Selain MMA, Delvi Nurfadillah memiliki pengalaman di berbagai cabang bela diri seperti Tarung Derajat, Wushu Sanda, Kick Boxing, Muaythai, dan Kungfu. Ke depan, ia berharap dapat terus berprestasi di level internasional sekaligus mewujudkan cita citanya mengabdi kepada negara.
Artikel Tag: MMA