Kanal

Dimotori Chock dan Bates, AS Pimpin Nomor Seluncur Indah Beregu Olimpiade

Penulis: Hanif Rusli
07 Feb 2026, 19:35 WIB

Madison Chock dan Evan Bates beraksi di Milano Ice Skating Arena, arena kompetisi seluncur indah Olimpiade 2026. (Foto: AP)

Pasangan penari es Amerika Serikat, Madison Chock dan Evan Bates, langsung tampil gemilang di pembukaan kompetisi seluncur indah beregu di Olimpiade Musim Dingin Milano–Cortina 2026, Jumat (6/2).

Mereka mencatat skor tertinggi dunia dalam nomor rhythm dance mengantar tim AS memimpin klasemen sementara.

Chock dan Bates meraih 91,06 poin melalui program yang diiringi musik Lenny Kravitz di Milano Ice Skating Arena.

Skor tersebut menjadi yang terbaik di dunia musim ini dan memberi awal yang kuat bagi Amerika Serikat, juara bertahan nomor beregu.

Pertandingan ini disaksikan ribuan penonton, termasuk Wakil Presiden AS JD Vance dan keluarganya.

Keunggulan tim AS kemudian diperkuat oleh Alysa Liu yang finis di posisi kedua pada nomor program short putri.

Liu hanya kalah dari juara dunia Jepang, Kaori Sakamoto, namun hasil tersebut cukup menjaga posisi Amerika di puncak klasemen dengan total 25 poin.

Jepang menempel di posisi kedua dengan 23 poin, sementara tuan rumah Italia berada di peringkat ketiga dengan 22 poin menjelang program pendek putra yang akan berlangsung Sabtu.

Dari 10 tim peserta, hanya lima tim terbaik yang akan melaju ke babak akhir sebelum perebutan medali ditentukan melalui program bebas pada Minggu.

Bates mengatakan ia dan Chock merasa puas dengan penampilan mereka yang membuka kompetisi Olimpiade tahun ini.

Keduanya merupakan bagian dari tim Amerika Serikat yang meraih medali emas pada Olimpiade Musim Dingin 2022, meski medali tersebut baru mereka terima dua tahun kemudian setelah penyelidikan kasus doping Rusia.

Motivasi untuk mempertahankan gelar juga terasa di seluruh tim Amerika Serikat.

Danny O’Shea, yang tampil bersama Ellie Kam pada nomor pasangan, menyebut generasi atlet seluncur indah AS saat ini sebagai salah satu yang terbaik.

Kam dan O’Shea finis di posisi kelima dalam program pendek pasangan, hasil yang cukup untuk menjaga keunggulan tim.

Persaingan tetap ketat, terutama dari Jepang. Juara dunia pasangan Riku Miura dan Ryuichi Kihara memenangi nomor pasangan dan membantu tim mereka tetap dalam perebutan medali.

Selain itu, Sakamoto tampil solid dengan skor 78,88 poin berkat program bersih yang menampilkan kombinasi lompatan triple flip–triple toe.

Liu, yang kembali ke Olimpiade setelah sempat pensiun singkat, mengaku terharu bisa kembali tampil di panggung terbesar olahraga musim dingin tersebut.

Artikel Tag: olimpiade, Olimpiade Musim Dingin

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru