Emma Aicher Tunjukkan Fleksibilitas, Siap Bersinar di Milan-Cortina 2026
Emma Aicher, yang baru saja meraih medali perak nomor downhill putri, dikenal sebagai atlet serbabisa yang mampu tampil di berbagai nomor. (Foto: AP)
Atlet ski alpine Jerman, Emma Aicher, terus menunjukkan potensinya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026.
Peraih medali perak nomor downhill putri itu dikenal sebagai atlet serbabisa yang mampu tampil di berbagai nomor, sebuah kemampuan yang justru didukung penuh oleh tim pelatih Jerman.
Atlet berusia 22 tahun tersebut mengaku selalu ingin mencoba berbagai disiplin lomba.
Ia tampil di nomor downhill serta team combined putri, di mana ia bertugas pada nomor slalom sementara rekan setimnya, Kira Weidle-Winkelmann, turun di downhill.
Bagi Aicher, variasi kompetisi adalah bagian dari kesenangan dalam berolahraga.
Pelatih Jerman Andreas Puelacher menilai kemampuan Aicher untuk beradaptasi di berbagai nomor menjadi kekuatan utamanya.
Ia menegaskan bahwa membatasi Aicher hanya pada satu disiplin bukanlah keputusan yang tepat karena sang atlet memiliki potensi lebih besar.
Latar belakang Emma Aicher mencerminkan perpaduan budaya ski Eropa.
Ia tumbuh di Swedia, menghabiskan beberapa tahun penting di Swiss, lalu bergabung dengan tim nasional Jerman pada 2020. Kini ia tinggal di Salzburg, Austria.
Memiliki ibu asal Swedia dan ayah asal Jerman, Aicher memegang dua kewarganegaraan dan terbiasa menggunakan beberapa bahasa dalam kehidupan sehari-hari.
Meski berkompetisi di panggung olahraga dunia, Aicher dikenal sederhana dan fokus.
Ia mengaku menikmati momen-momen tenang sebelum lomba dimulai, ketika ia bisa berkonsentrasi sepenuhnya pada balapan.
Keputusan berani pindah dari Swedia untuk berlatih di sekolah asrama ski Berchtesgaden pada 2020 menjadi titik balik penting dalam kariernya.
Sejak saat itu, satu pertanyaan selalu menjadi motivasi dalam latihannya: bagaimana menjadi lebih cepat.
Kombinasi ketenangan khas Swedia, pengalaman Swiss, dan determinasi Jerman membantu mempercepat perkembangan kariernya.
Di luar lintasan, Emma Aicher tetap dekat dengan kenangan masa kecilnya. Hidangan favoritnya adalah kottbullar, bakso khas Swedia yang biasa ia nikmati bersama keluarganya.
Meski masih sering disebut sebagai “anak bungsu” tim Jerman, Aicher perlahan membangun reputasi sebagai salah satu atlet yang patut diperhitungkan.
“Menang itu menyenangkan, tapi saya tetap tenang,” ujarnya, menegaskan fokusnya pada perkembangan diri dan kompetisi yang masih menanti.
Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026