Israel Adesanya Versus Joe Pyfer Jadi Laga Utama UFC Fight Night Seattle
Israel Adesanya (kiri) dan Joe Pyfer. (Foto: Fight TV)
Mantan juara kelas menengah UFC, Israel Adesanya, akan kembali ke Octagon dengan misi besar menghentikan tren negatif saat menghadapi Joe Pyfer pada UFC Fight Night yang digelar 28 Maret di Climate Pledge Arena, Seattle.
Pertarungan kelas menengah (185 ponud) ini resmi diumumkan oleh CEO UFC Dana White dan akan menjadi laga utama ajang tersebut.
Israel Adesanya (24-5) masih dipandang sebagai salah satu petarung kelas menengah terbaik sepanjang sejarah UFC.
Namun, “The Last Stylebender” tengah berada di titik terberat dalam kariernya.
Petarung berusia 36 tahun itu menelan tiga kekalahan beruntun—rekor terburuk sepanjang perjalanan profesionalnya—masing-masing dari Sean Strickland, Dricus du Plessis, dan Nassourdine Imavov.
Terakhir kali Israel Adesanya bertarung adalah pada Februari 2025, ketika ia kalah knockout dari Imavov.
Kemenangan terakhir Adesanya terjadi pada 2023, saat ia mencetak knockout spektakuler atas Alex Pereira dalam laga perebutan gelar.
Sejak saat itu, ia gagal kembali ke jalur kemenangan dan kini berupaya membuktikan bahwa dirinya masih relevan dalam persaingan elite divisi middleweight.
Di sisi lain, Joe Pyfer (15-3) datang dengan momentum positif.
Petarung asal Pennsylvania tersebut berhasil bangkit setelah mengalami kekalahan pertama dalam karier UFC-nya dari Jack Hermansson pada 2024. Sejak itu, Pyfer mencatatkan tiga kemenangan beruntun, termasuk kemenangan submission atas Abus
Magomedov pada Oktober lalu, yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai ancaman serius di divisi ini.
Pyfer dikenal sebagai petarung agresif dengan kekuatan finishing tinggi. Dari 15 kemenangannya, mayoritas diraih lewat knockout atau submission.
Laga melawan Israel Adesanya dipandang sebagai ujian terbesar sekaligus peluang emas bagi Pyfer untuk menembus jajaran elite kelas menengah dan mengumumkan “pergantian generasi” di divisi tersebut.
Selain laga utama, UFC juga mengonfirmasi pertarungan kelas terbang putri antara mantan juara Alexa Grasso dan penantang papan atas Maycee Barber sebagai co-main event.
Grasso berusaha bangkit setelah kehilangan sabuk juara, sementara Barber datang dengan rentetan tujuh kemenangan beruntun.
Kembalinya UFC ke Seattle juga menjadi sorotan tersendiri. Event tahun lalu di kota ini mencetak rekor live gate terbesar untuk ajang UFC Fight Night di Amerika Utara, dan Dana White sempat berjanji promosi tidak akan menunggu lama untuk kembali.
Dengan kombinasi nama besar, taruhannya bagi masa depan divisi, serta atmosfer Seattle yang antusias, UFC Fight Night: Adesanya vs Pyfer diprediksi menjadi salah satu kartu non-PPV paling menarik di tahun 2026.
Artikel Tag: Israel Adesanya