Kanal

Joshua Cheptegei Berhasil Juarai Burj2Burj Half Marathon 2026 di Dubai

Penulis: Hanif Rusli
10 Feb 2026, 18:49 WIB

Joshua Cheptegei mencapai garis finis (kiri) dan berpose dengan Irine Cheptai yang menjuarai kategori putri. (Foto: AFP)

Pelari jarak jauh Uganda, Joshua Cheptegei, membuka musim kompetisi 2026 dengan kemenangan meyakinkan setelah menjuarai Burj2Burj Half Marathon di Dubai.

Atlet peraih dua medali emas Olimpiade itu mencatat waktu 59 menit 26 detik untuk menuntaskan lomba sejauh 21 kilometer, sekaligus mengalahkan dua rival kuat dari Afrika Timur dalam persaingan ketat hingga garis finis.

Cheptegei unggul tipis atas pelari Kenya Nicholas Kipkorir yang finis di posisi kedua dengan waktu 59 menit 28 detik, sementara atlet Tanzania Alphonce Felix Simbu menyusul di peringkat ketiga dengan catatan 59 menit 30 detik.

Tiga pelari tersebut nyaris tidak terpisahkan sepanjang lomba sebelum Cheptegei melancarkan sprint penentu di meter-meter terakhir.

Kemenangan ini menjadi penegasan keberhasilan Joshua Cheptegei dalam transisi dari nomor lintasan ke lomba jalan raya dan maraton.

Mantan pemegang rekor dunia 5.000 meter dan 10.000 meter itu mengaku puas bisa memulai tahun dengan hasil positif.

“Saya percaya pada proses. Kemenangan ini sangat berarti bagi saya dan menjadi langkah penting menuju lomba maraton berikutnya,” kata Cheptegei usai lomba.

Selain gelar juara, Cheptegei juga memperoleh hadiah uang sebesar 40.000 dirham Uni Emirat Arab.

Hadiah tersebut menjadi tambahan prestasi dalam kariernya yang sudah dipenuhi berbagai gelar dunia dan Olimpiade.

Burj2Burj Half Marathon menjadi bagian penting dari program persiapan Joshua Cheptegei menuju London Marathon yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.

Ia menyebut lomba half marathon membantu meningkatkan kecepatan dan daya tahan sebagai bekal menghadapi jarak maraton.

Presiden Federasi Atletik Uganda, Dominic Otuchet, memuji kemenangan tersebut dan menyatakan optimisme terhadap peluang atlet negaranya di ajang internasional berikutnya.

Selain Cheptegei, pelari Uganda lainnya, Jacob Kiplimo, juga dijadwalkan tampil di London Marathon.

Di sektor putri, pelari Kenya Irine Cheptai menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 jam 6 menit 57 detik.

Dengan kemenangan di Dubai, Cheptegei menunjukkan bahwa ia tetap menjadi salah satu pelari jarak jauh paling konsisten di dunia, sekaligus memperkuat kepercayaan dirinya menjelang tantangan yang lebih besar di musim kompetisi tahun ini.

Artikel Tag: London Marathon

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru