Kanal

Lindsey Vonn Alami Kecelakaan di Olimpiade, Jalani Operasi Patah Kaki

Penulis: Hanif Rusli
09 Feb 2026, 19:17 WIB

Lindsey Vonn kehilangan kendali, sebelum terlempar dan terguling di lereng. Ia kemudian dievakuasi menggunakan helikopter penyelamat. (Foto: AP)

Impian Lindsey Vonn untuk meraih medali emas nomor downhill di Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 harus berakhir tragis setelah ia mengalami kecelakaan serius yang menyebabkan patah kaki.

Atlet ski alpine Amerika Serikat berusia 41 tahun itu menjalani operasi ortopedi setelah terjatuh hanya beberapa detik setelah memulai lomba pada Minggu (8/2).

Vonn kehilangan kendali tak lama setelah keluar dari start, menyentuh gerbang dengan bahu kanannya sebelum terlempar dan terguling di lereng.

Ia akhirnya terbaring dengan posisi canggung, sementara tim medis segera memberikan pertolongan.

Suasana di arena menjadi hening ketika penonton menunggu kabar kondisinya. Vonn kemudian dievakuasi menggunakan helikopter penyelamat — untuk kedua kalinya dalam sembilan hari terakhir.

Ia sempat dibawa ke klinik di Cortina sebelum dipindahkan ke rumah sakit Ca’ Foncello di Treviso.

Pihak rumah sakit menyatakan Vonn menjalani operasi untuk menstabilkan patah tulang di kaki kirinya.

Tim ski Amerika Serikat memastikan bahwa kondisi Vonn stabil dan berada dalam penanganan dokter dari Amerika dan Italia.

Kecelakaan tersebut kemungkinan menjadi akhir perjalanan karier salah satu legenda ski dunia.

Lindsey Vonn datang ke Olimpiade dengan cerita comeback yang menginspirasi setelah kembali ke level elite musim lalu, hampir enam tahun sejak terakhir kali tampil.

Ia bahkan menjalani operasi penggantian sebagian sendi lutut kanan dengan titanium dan masih berusaha pulih dari cedera lutut kiri yang parah.

Meski menghadapi berbagai cedera, Vonn tetap menjadi kandidat kuat peraih emas.

Ia memimpin klasemen Piala Dunia nomor downhill sebelum Olimpiade dan berharap menambah medali emas setelah kemenangan bersejarahnya di Vancouver 2010.

Pada hari yang sama, rekan setimnya Breezy Johnson justru mencatat sejarah dengan memenangkan emas downhill putri, menjadikannya perempuan Amerika kedua yang meraih gelar tersebut setelah Vonn.

Johnson mengaku turut merasakan kesedihan atas kecelakaan yang dialami seniornya itu.

Sepanjang kariernya, Lindsey Vonn dikenal sebagai atlet yang berani mengambil risiko dan bertanding meski cedera.

Kecelakaan di Cortina menjadi pengingat betapa berbahayanya olahraga ski kecepatan tinggi, sekaligus menutup kemungkinan akhir dramatis bagi perjalanan salah satu ikon terbesar ski alpine dunia.

Artikel Tag: Lindsey Vonn, Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru