Pelatih Ben Johnson Targetkan Chicago Bears Lampaui Rekor Serangan Broncos
Ben Johnson menilai target menjadi juara Super Bowl saja belum cukup untuk menggambarkan standar yang ingin diterapkannya kepada para pemain. (Foto: AP)
Pelatih kepala Chicago Bears, Ben Johnson, memasang target tinggi untuk musim 2026.
Ia tidak hanya ingin membawa timnya menjadi juara Super Bowl, tetapi juga membangun serangan dengan produktivitas skor tertinggi sepanjang sejarah NFL.
Johnson menyampaikan ambisi tersebut dalam wawancara dengan The Athletic yang diterbitkan Rabu (12/8).
Memasuki musim keduanya sebagai pelatih Bears, Johnson menilai target menjadi juara Super Bowl saja belum cukup untuk menggambarkan standar yang ingin diterapkannya kepada para pemain.
“31 tim lainnya datang ke training camp dengan mengatakan bahwa tujuan mereka adalah memenangkan Super Bowl. Saya ingin lebih dari itu,” kata Johnson.
Johnson menargetkan Bears melampaui rekor serangan Denver Broncos pada musim 2013.
Broncos saat itu mencetak rata-rata 37,9 poin per pertandingan, angka yang masih menjadi rekor NFL untuk rata-rata poin per laga dalam satu musim.
“Saya ingin memiliki serangan dengan skor tertinggi sepanjang masa. Saya tahu berapa poin yang mereka cetak per pertandingan, 37,9, dan saya ingin melampauinya. Saya ingin shutout. Saya ingin kemenangan dengan selisih besar,” ujar Ben Johnson.
Target tersebut datang setelah Bears tampil cukup impresif pada musim pertama Johnson. Chicago mencatat rekor 11-6 dan menjuarai NFC North pada musim lalu.
Sebagai pelatih yang dikenal mengutamakan permainan ofensif, Johnson sebelumnya mendapat perhatian berkat keberhasilannya ketika menjadi offensive coordinator sekaligus playcaller Detroit Lions pada 2022 hingga 2024.
Bears mengakhiri musim lalu di peringkat keenam NFL dalam total offense dengan rata-rata 369,2 yard per pertandingan.
Mereka juga menempati posisi kesembilan dalam scoring offense setelah mencetak rata-rata 25,9 poin per laga.
Johnson menaruh harapan besar pada quarterback Caleb Williams.
Memasuki musim ketiganya di NFL, Williams dinilai masih memiliki ruang besar untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Ini hanya masalah waktu,” kata Johnson ketika membahas potensi Williams.
Johnson juga menggunakan pencapaian New England Patriots sebagai referensi untuk membangun mentalitas tim.
Patriots mencatat 21 kemenangan beruntun pada musim reguler dan postseason dalam rentang 2003-2004.
Ben Johnson bahkan tidak menutup kemungkinan Bears mengejar musim sempurna.
“Kenapa kami tidak bisa melakukan itu? Belum pernah ada musim tanpa kekalahan sejak NFL memperluas jadwal menjadi lebih dari 14 pertandingan musim reguler,” katanya.
Bagi Johnson, Super Bowl memang menjadi target utama. Namun, ia ingin para pemain Bears berpikir lebih tinggi setiap kali mereka datang ke fasilitas tim.
Artikel Tag: NFL, Ben Johnson