Remco Evenepoel Raih Etape 15, Tadej Pogacar Kukuh di Puncak Klasemen TdF
Remco Evenepoel (kiri) melakukan selebrasi setelah memenangi etape ke-15 Tour de France 2026. (Foto: AP)
Remco Evenepoel meraih kemenangan pada etape ke-15 Tour de France 2026 setelah mengalahkan Tadej Pogacar dalam sprint menuju garis finis di Plateau de Solaison, Prancis, Minggu (19/7) waktu setempat.
Meski gagal memenangi etape, Pogacar tetap mempertahankan posisi teratas klasemen umum, sementara rival utamanya, Jonas Vingegaard, terpaksa mengakhiri balapan lebih awal akibat kecelakaan.
Etape sepanjang 184 kilometer tersebut berakhir dengan tanjakan berat menuju Plateau de Solaison di Pegunungan Alpen.
Remco Evenepoel tampil impresif dengan menahan dua serangan Isaac Del Toro pada 800 meter terakhir sebelum menyalip Pogacar tepat menjelang finis.
Del Toro harus puas berada di posisi ketiga beberapa detik di belakang keduanya.
Kemenangan ini menjadi kemenangan etape pertama Remco Evenepoel pada Tour de France edisi 2026 sekaligus kemenangan etape ketiganya sepanjang karier di ajang tersebut.
"Sungguh luar biasa. Saya benar-benar gemetar karena emosi. Saya sedang berlomba melawan pembalap terbaik yang pernah ada dan dia menjalani tanjakan yang luar biasa. Bagi saya, bisa mengikuti ritmenya adalah langkah besar," ujar Remco Evenepoel.
Drama besar terjadi sekitar 20 kilometer sebelum finis ketika Jonas Vingegaard mengalami kecelakaan setelah kehilangan kendali atas roda depan sepedanya.
Pembalap Denmark itu terjatuh di dekat pembatas jalan dan tidak mampu melanjutkan balapan.
Tim Visma-Lease a Bike kemudian mengonfirmasi bahwa Vingegaard mengalami patah tulang selangka yang membutuhkan operasi dalam beberapa hari ke depan, serta sejumlah luka lecet di beberapa bagian tubuh.
Pogacar mengaku sedih melihat rival utamanya harus meninggalkan perlombaan lebih cepat.
"Saya sangat sedih melihat Jonas harus keluar dari balapan. Tanpa dirinya, Tour de France tidak akan sama lagi. Kami sudah saling mengenal sejak lama," kata juara bertahan asal Slovenia tersebut.
Mundurnya Vingegaard membuat Evenepoel naik ke posisi kedua klasemen umum. Namun, ia masih tertinggal lima menit dari Pogacar yang semakin dekat dengan gelar Tour de France kelima dalam kariernya.
Del Toro, pembalap Meksiko berusia 22 tahun, berada di posisi ketiga dengan selisih 5 menit 58 detik, sementara talenta muda Prancis Paul Seixas menempati peringkat keempat dengan ketertinggalan 6 menit 23 detik.
Pogacar sendiri telah mengoleksi empat kemenangan etape pada Tour de France tahun ini.
Jika mampu mempertahankan keunggulan hingga finis di Paris pada 26 Juli mendatang, ia akan menyamai pencapaian legenda balap sepeda seperti Eddy Merckx, Miguel Indurain, Jacques Anquetil, dan Bernard Hinault yang sama-sama mengoleksi lima gelar Tour de France.
Setelah hari istirahat pada Senin, balapan akan berlanjut dengan etape ke-16 berupa individual time trial.
Etape tersebut diperkirakan menjadi peluang besar bagi Evenepoel, yang merupakan juara Olimpiade sekaligus juara dunia nomor time trial, untuk kembali memburu kemenangan.
Di luar persaingan di lintasan, Pogacar mengungkapkan bahwa dirinya dan Vingegaard sempat menjalani tes antidoping mendadak pada dini hari sebelum balapan.
Pogacar menjalani pemeriksaan sekitar pukul 05.00, sedangkan Vingegaard sekitar pukul 02.00.
Menurut Pogacar, kurangnya waktu istirahat akibat pemeriksaan tersebut mungkin saja berpengaruh terhadap kondisi fisik rivalnya, meski ia tidak dapat memastikannya.
Artikel Tag: Tour de France, Tadej Pogacar, Remco Evenepoel