Takamoto Katsuta Bicara Mengenai Hasil di Reli Finlandia
Takamoto Katsuta Bicara Mengenai Hasil di Reli Finlandia
Berita Reli: Takamoto Katsuta meyakini tanjakan, kompresi, dan bahaya di tepi jalan yang tak kenal ampun di Finlandia menjadi alasan mengapa reli klasik berkecepatan tinggi ini kerap menyuguhkan lebih banyak drama dibandingkan Rally Estonia, yang sekilas tampak serupa.
Pebalap Toyota Gazoo Racing tersebut mengalami masa-masa sulit di Secto Rally Finland; akhir pekannya ditutup dengan kecelakaan di etape terakhir yang membuatnya turun dari posisi kelima ke posisi keenam dalam klasemen keseluruhan.
Katsuta menabrak dua pohon setelah terpaksa keluar dari jalur bagian dalam tikungan saat melintasi etape Himos–Jämsä untuk kedua kalinya, namun ia berhasil membawa mobil GR Yaris Rally1-nya yang rusak hingga ke garis finis.
"Saat memasuki tikungan, saya melihat sebuah balok menjorok cukup jauh ke arah sisi dalam," jelas Takamoto Katsuta.
"Saya mencoba menghindarinya sedikit, tetapi kemudian saya kehilangan jalur yang tepat. Ada banyak akar pohon di sana, sehingga kendali bagian belakang mobil benar-benar hilang."
“Saya tidak bisa cukup melambat untuk tikungan berikutnya karena kecepatan saya terlalu tinggi. Sayangnya, sisi kanan mobil menghantam pohon di sisi luar lintasan, lalu saat memasuki tikungan kanan berikutnya, saya tidak bisa berbelok dan malah melaju lurus hingga menabrak pohon lain.”
Benturan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan mobil, meskipun Katsuta mengakui bahwa dampaknya bisa saja jauh lebih parah.
“Kami sangat beruntung bisa menyelesaikan reli dalam kondisi seperti itu,” ujarnya. “Untungnya, kerusakan terutama terjadi pada *intercooler* di bagian depan.
“Seandainya kami menabrak di titik lain atau merusak roda, ada kemungkinan besar roda kami akan lepas sepenuhnya. Situasinya bisa saja jauh lebih buruk, namun di sisi lain, bisa juga jauh lebih baik.”
Artikel Tag: wrc, Takamoto Katsuta, Reli Finlandia