Tampa Bay Rays Kalahkan Cleveland Guardians dan Lolos ke World Series
Para pemain Tampa Bay Rays melakukan selebrasi setelah memenangi American League Championship Series 2026 dan tiket ke World Series. (Foto: AP)
Tampa Bay Rays memastikan tempat di World Series setelah mengalahkan Cleveland Guardians 7-3 pada gim keenam American League Championship Series (ALCS), Senin (19/10).
Rays kini akan menghadapi Milwaukee Brewers dalam perebutan gelar Major League Baseball (MLB), dengan gim pertama dijadwalkan berlangsung di Milwaukee, Jumat (23/10).
Junior Caminero menjadi salah satu penentu kemenangan Tampa Bay Rays melalui home run dua angka pada inning ketujuh.
Pukulan tersebut mengarah ke tiang foul dan menggandakan keunggulan Rays menjadi 5-1, sekaligus menjadi home run postseason pertama dalam karier pemain berusia 23 tahun itu.
Caminero mencetak home run tersebut saat menghadapi closer All-Star Guardians, Cade Smith. Sebelumnya, Smith belum pernah kebobolan home run melalui lemparan splitter sepanjang kariernya di MLB.
Caminero merayakan pukulannya dengan penuh semangat. Ia memukul dadanya sambil berteriak, meminta penonton meningkatkan sorakan ketika melewati base kedua, lalu menirukan selebrasi khas mantan rekan setimnya, Randy Arozarena, di dekat home plate.
"Saya melakukannya secara spontan. Saya melihat dia dan langsung melakukannya," kata Caminero dalam bahasa Spanyol.
Sebelum pertandingan, Caminero sempat terlihat kecewa karena belum memenuhi ekspektasinya selama seri melawan Cleveland.
Pelatih bangku cadangan Tampa Bay Rays, Rodney Linares, kemudian mengingatkannya akan kemampuan yang dimilikinya.
"Saya mengatakan kepadanya, 'Dengarkan, pelempar itu lebih takut kepadamu daripada kamu kepadanya. Kamu tahu siapa dirimu,'" ujar Linares.
Keunggulan Tampa Bay kembali bertambah pada inning kedelapan.
Yandy Diaz, pemain dengan masa pengabdian terpanjang dalam roster Rays, menghantam home run dua angka dari lemparan changeup Hunter Gaddis untuk mengubah skor menjadi 7-3 setelah Guardians sempat memangkas selisih menjadi dua angka.
Closer All-Star Bryan Baker kemudian menuntaskan inning kesembilan tanpa membiarkan lawan mencetak angka, memastikan kemenangan Rays sekaligus gelar juara ALCS.
"Pertandingan malam ini menunjukkan bagaimana kami memenangi laga. Junior dan Yandy menghasilkan home run besar yang memberi kami jarak aman pada tiga inning terakhir," kata Baker.
Keberhasilan Rays juga ditopang penampilan gemilang Freddy Peralta. Pitcher tangan kanan itu membatasi Guardians hanya mencetak satu angka selama 5 1/3 inning.
Sepanjang ALCS, ia hanya kebobolan satu angka dalam 12 inning, dengan ERA 0,75, sehingga dinobatkan sebagai pemain terbaik seri tersebut.
Peralta bergabung dengan Tampa Bay melalui pertukaran pemain pada batas akhir perdagangan musim ini.
Sejak 26 Agustus, ia mencatat ERA 0,89 dalam 50 2/3 inning dari 10 penampilan, termasuk sembilan kali sebagai starter.
Ini menjadi penampilan ketiga Tampa Bay Rays di World Series sepanjang sejarah waralaba. Mereka akan berusaha meraih gelar pertama dengan menghadapi Brewers, yang memenangi 103 pertandingan pada musim reguler.
Kedua tim sama-sama belum pernah menjadi juara World Series dalam sejarah mereka.
Artikel Tag: mlb, World Series