Tim Hoki Es Putra AS Juarai Final Olimpiade Yang Ketat Dan Intens Vs Kanada
Jack Hughes (kiri) melakukan selebrasi setelah mencetak gol kemenangan tim AS atas Kanada di final hoki es putra Olimpiade 2026. (Foto: AP)
Tim hoki es putra Amerika Serikat meraih medali emas Olimpiade setelah menundukkan Kanada dengan skor 2-1 melalui perpanjangan waktu dalam partai final yang berlangsung ketat dan penuh tensi di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026, Minggu (22/2).
Laga puncak ini berjalan seimbang sejak awal. Amerika Serikat unggul lebih dulu melalui gol Matt Boldy pada waktu normal, sebelum Kanada menyamakan kedudukan lewat tembakan Cale Makar.
Kedua tim saling menekan hingga akhir tiga periode tanpa tambahan gol, memaksa pertandingan ditentukan di sesi overtime.
Momen penentuan datang saat Jack Hughes memanfaatkan umpan Zach Werenski dan melepaskan tembakan yang menaklukkan penjaga gawang Kanada, Jordan Binnington.
Gol tersebut memastikan kemenangan Amerika Serikat sekaligus mengakhiri penantian emas hoki putra Olimpiade sejak 1980.
Penampilan gemilang kiper Amerika Serikat, Connor Hellebuyck, menjadi faktor utama kemenangan. Bintang Winnipeg Jets itu mencatat 41 penyelamatan dari total 42 tembakan Kanada.
Sejumlah peluang emas, termasuk situasi satu lawan satu dan tembakan jarak dekat, berhasil digagalkannya. Penampilan tersebut menjadikan Hellebuyck sebagai pemain paling menentukan di laga final.
Secara statistik, Kanada tampil lebih dominan dalam dua periode terakhir dengan keunggulan jumlah tembakan.
Namun, disiplin pertahanan Amerika Serikat serta efektivitas saat bertahan dalam situasi penalti membuat Kanada gagal memaksimalkan tekanan tersebut.
Amerika bahkan mampu bertahan dalam situasi power play lima-lawan-tiga pada periode kedua.
Gol kemenangan Hughes juga menegaskan efektivitas Amerika Serikat dalam format overtime tiga-lawan-tiga.
Kecepatan dan kreativitas Hughes menjadi pembeda, terutama saat Kanada tidak mampu menjaga transisi bertahan dengan sempurna.
Di kubu Kanada, kegagalan meraih emas tidak lepas dari absennya kapten tim Sidney Crosby yang mengalami cedera tubuh bagian bawah.
Pemain Pittsburgh Penguins itu harus melewatkan semifinal dan final, sehingga Kanada kehilangan figur berpengalaman dalam laga krusial.
Sejumlah peluang emas dari Nathan MacKinnon dan Macklin Celebrini pun gagal berbuah gol.
Pelatih Kanada Jon Cooper sempat mengubah kombinasi lini serang untuk mencari solusi, tetapi tidak menemukan formula yang tepat.
Meski sempat muncul keluhan soal keputusan wasit, Kanada tetap memiliki cukup peluang untuk memenangkan pertandingan, namun gagal menaklukkan Hellebuyck.
Hellebuyck kemudian dinobatkan sebagai pemain terbaik final. Ia menutup turnamen dengan persentase penyelamatan tertinggi di antara seluruh kiper dan menjadi simbol ketangguhan Amerika Serikat di bawah tekanan.
Kemenangan ini juga menandai babak baru rivalitas Amerika Serikat dan Kanada di hoki putra.
Setelah lama didominasi Kanada sejak era pemain NHL di Olimpiade, Amerika Serikat kini tampil sejajar dengan kedalaman talenta yang matang.
Emas di Milan-Cortina menjadi penegasan bahwa persaingan dua raksasa hoki dunia ini kembali seimbang dan semakin panas di masa depan.
Artikel Tag: olimpiade, Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026