Tyler McGregor Pimpin Kanada Kejar Emas Para Hoki Es Paralimpiade 2026
Tyler McGregor kini telah mengoleksi tiga medali Paralimpiade dan memimpin tim sebagai kapten. (Foto: AP)
Kapten tim para hoki es Kanada Tyler McGregor memimpin negaranya dalam upaya meraih medali emas pada Paralimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026, setelah memastikan tempat di semifinal turnamen.
Tim Kanada menargetkan medali emas Paralimpiade pertama dalam dua dekade terakhir.
Pada dua edisi sebelumnya mereka harus puas dengan medali perak, sehingga keberhasilan melaju dari babak penyisihan grup di Milan-Cortina menjadi modal penting menuju target tersebut.
Kanada tampil impresif dengan memuncaki grup dan kini bersiap menghadapi China pada semifinal yang dijadwalkan berlangsung Jumat (13/3).
Tyler McGregor mengatakan timnya juga mendapat inspirasi dari perjuangan tim hoki es Kanada di Paralimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026, yang digelar beberapa pekan sebelumnya di arena yang sama.
Baik tim putra maupun putri Kanada harus menerima kekalahan dramatis pada final yang ditentukan melalui perpanjangan waktu.
“Kami menonton final hoki putra dan putri di Olimpiade dan keduanya sangat menyakitkan,” kata McGregor. “Namun kami juga sangat bangga dengan mereka karena pertandingan itu menunjukkan semangat dan pengorbanan luar biasa.”
Bagi Tyler McGregor, Paralimpiade Milano Cortina menjadi tonggak penting dalam kariernya.
Atlet berusia 32 tahun itu pertama kali tampil di Paralimpiade pada Paralimpiade Musim Dingin Sochi 2014, saat Kanada meraih medali perunggu.
Perjalanan menuju level tersebut tidak mudah.
Saat berusia 15 tahun, McGregor mengalami patah kaki dan didiagnosis menderita Spindle Cell Sarcoma, bentuk langka kanker tulang yang memaksanya menjalani amputasi kaki.
Setelah menjalani proses pemulihan, ia bergabung dengan tim nasional para hoki es Kanada pada 2012 dan sejak itu berkembang menjadi salah satu pemain kunci.
Kini ia telah mengoleksi tiga medali Paralimpiade dan memimpin tim sebagai kapten.
Di Milano Cortina, Tyler McGregor juga menunjukkan performa kuat di atas es.
Kanada mencetak total 26 gol pada fase grup, dengan sang kapten menyumbang 10 poin dan menjadi salah satu pemain paling produktif tim.
Selain fokus pada prestasi olahraga, McGregor aktif mempromosikan perkembangan para hoki es serta mendukung berbagai kegiatan bagi anak-anak yang menghadapi penyakit serius.
Ia berharap kisah hidupnya dapat memberi inspirasi bagi generasi muda.
Menurut McGregor, motivasi terbesar tim Kanada tetap sederhana: kecintaan terhadap olahraga dan kesempatan untuk berjuang bersama sebagai tim.
“Medali emas adalah impian terbesar kami,” ujarnya. “Itulah yang selalu kami perjuangkan.”