Kanal

Oleksandr Usyk Dianggap Sudah Terlalu Tua untuk Hadapi Moses Itauma

Penulis: Abdi Ardiansyah
24 Jul 2026, 17:07 WIB

Moses Itauma dan Oleksandr Usyk

Berita Tinju- Carl Froch menilai Oleksandr Usyk sebaiknya mengakhiri kariernya sebelum menghadapi generasi baru kelas berat. Mantan juara dunia kelas menengah super itu percaya usia mulai memengaruhi performa Usyk, sehingga duel melawan prospek muda seperti Moses Itauma berpotensi menjadi tantangan yang sangat berat.

Nama Itauma memang sedang naik daun setelah menembus peringkat atas sejumlah badan tinju dunia. Petinju berusia 21 tahun tersebut kini berada di posisi teratas peringkat WBO dan WBA, serta masuk tiga besar versi WBC dan IBF. Perkembangan itu sempat memunculkan harapan bahwa ia akan mendapat kesempatan menghadapi Usyk.

Namun peluang tersebut kini semakin kecil. Oleksandr Usyk baru saja melepaskan tiga sabuk juara dunia kelas berat yang dimilikinya, sebuah langkah yang diyakini menjadi sinyal bahwa ia tidak akan lagi menghadapi para penantang utama sebelum pensiun.

Berbicara kepada Betpack, Froch mengaku tetap penasaran dengan hasil pertarungan antara Usyk dan Itauma. Meski demikian, ia merasa Usyk saat ini tidak lagi berada di puncak performanya.

"Saya ingin sekali melihat pertarungan itu. Saya penasaran bagaimana versi Usyk saat ini menghadapi petinju muda dengan kecepatan dan pergerakan seperti Moses Itauma. Menurut saya, Usyk sudah tidak berada di kondisi fisik terbaik karena faktor usia," ujar Froch.

Froch juga menilai penampilan Usyk dalam kemenangan atas Rico Verhoeven menunjukkan adanya penurunan performa. Meski berhasil menang melalui penghentian wasit, Usyk dinilai menghadapi perlawanan yang lebih sulit dibanding perkiraan banyak pengamat.

Mantan juara dunia asal Nottingham itu kemudian membandingkan situasi Usyk dengan pengalaman pribadinya menjelang pensiun. Froch mengaku sempat masih berada dalam kondisi prima setelah mengalahkan George Groves pada usia hampir 37 tahun. Namun ketika bersiap menghadapi Julio Cesar Chavez Jr., ia merasa motivasinya sudah hilang.

"Saya tahu bagaimana rasanya. Saya masih kuat secara fisik saat berusia 36 tahun, tetapi setelah itu saya tidak lagi memiliki semangat yang sama. Pertarungan melawan Groves menguras tenaga dan mental saya. Kalau saya jadi Usyk, saya akan memilih pensiun sekarang," katanya.

Meski demikian, Oleksandr Usyk sudah memastikan dirinya masih ingin menjalani satu pertarungan lagi sebelum benar benar meninggalkan ring. Sejumlah laporan menyebut mantan juara dunia WBC, Deontay Wilder, menjadi kandidat terkuat untuk menjadi lawan terakhirnya.

Sementara itu, Moses Itauma terus mempersiapkan diri menuju level elite. Prospek asal Inggris tersebut dijadwalkan kembali bertanding bulan depan melawan Filip Hrgovic, laga yang dianggap sebagai ujian terbesar dalam karier profesionalnya sejauh ini. Jika mampu menang, peluang Itauma merebut gelar juara dunia diperkirakan akan semakin terbuka.

Artikel Tag: Deontay Wilder, Carl Froch, oleksandr usyk, Heavyweight

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru