Kanal

Operasi Pedro Acosta Berjalan Lancar, Optimis Bisa Tampil di MotoGP Jerman

Penulis: Abdi Ardiansyah
01 Jul 2026, 11:33 WIB

Pedro Acosta usai menjalani operasi ditargetkan bisa segera tampil di MotoGP Jerman

Berita MotoGP - Pedro Acosta menjalani operasi pada pergelangan tangan kanannya setelah mengalami gangguan saraf yang menghambat performanya di MotoGP Belanda 2026. KTM memastikan prosedur berjalan lancar dan menargetkan sang pembalap bisa kembali tampil di MotoGP Jerman.

KTM mengonfirmasi Pedro Acosta telah menjalani operasi ringan pada pergelangan tangan kanannya untuk mengatasi Carpal Tunnel Syndrome, kondisi yang membuat pembalap asal Spanyol itu kehilangan sensasi pada tangannya saat balapan MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen.

Operasi dilakukan hanya dua hari setelah seri Belanda berakhir. Awalnya, Acosta berencana menjalani tindakan medis tersebut saat jeda musim panas setelah MotoGP Jerman. Namun, gejala yang semakin mengganggu membuat jadwal operasi dipercepat.

Dalam balapan di Assen, Acosta terpaksa menghentikan lomba ketika masih berada di posisi keenam pada lap ke-13. Banyak yang menduga motor KTM RC16 miliknya kembali mengalami masalah teknis, mengingat beberapa kali mengalami gangguan serupa musim ini. Namun, Acosta kemudian menjelaskan bahwa penyebab utamanya adalah mati rasa pada tangan kanan sehingga ia kesulitan mengendalikan motor.

KTM memastikan prosedur operasi berlangsung sukses dan optimistis pembalap berusia 22 tahun itu tidak akan melewatkan putaran berikutnya.

"Pedro Acosta menjalani operasi ringan yang berhasil pada pergelangan tangan kanannya untuk menangani Carpal Tunnel Syndrome. Ia diperkirakan bisa kembali tampil pada MotoGP Jerman, dengan syarat lolos pemeriksaan medis pekan depan," tulis pernyataan resmi KTM.

Sebelum diizinkan membalap di Sachsenring pada 10 hingga 12 Juli, Acosta tetap harus menjalani pemeriksaan kebugaran oleh tim medis MotoGP.

Carpal Tunnel Syndrome merupakan gangguan akibat tekanan pada saraf median di pergelangan tangan yang dapat menyebabkan mati rasa, kesemutan, hingga melemahnya kekuatan genggaman. Bagi pembalap MotoGP, kondisi tersebut sangat berisiko karena dapat mengurangi kontrol saat mengerem dan mengendalikan motor pada kecepatan tinggi.

Acosta sebenarnya telah merasakan masalah serupa sejak musim lalu. Gejala itu sempat muncul saat MotoGP Jepang 2025 di Motegi, ketika jari-jarinya mendadak mati rasa sehingga ia kesulitan menekan tuas rem. Seiring berjalannya waktu, keluhan tersebut semakin parah hingga akhirnya memerlukan tindakan operasi.

Meski harus berjuang dengan cedera sepanjang musim, performa Acosta masih tergolong kompetitif. Setelah 10 seri MotoGP 2026, ia menempati posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 133 poin. Namun, dua kegagalan finis secara beruntun di MotoGP Ceko dan Belanda membuat peluangnya memangkas jarak dengan para pesaing di papan atas semakin berat.

Apabila dinyatakan fit oleh tim medis, MotoGP Jerman akan menjadi kesempatan bagi Pedro Acosta untuk kembali melanjutkan persaingan dan mengakhiri tren negatif yang menghampirinya dalam dua balapan terakhir.

Artikel Tag: ktm, Pedro Acosta, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru