Pacific Caesar Kesulitan Menghadapi Permainan Solid Pelita Jaya
Pacific Caesar Kesulitan Menghadapi Permainan Solid Pelita Jaya
Berita Basket IBL: Asistern pelatih Pacific Caesar Surabaya, Andi Prasetyo mengatakan kesulitan menghadapi ketangguhan Pelita Jaya Jakarta sejak awal kuarter.
“Pertandingan ini kami sadar dan coba mempertahankannya. Tapi setiap mengawali kuarter, kami banyak kehilangan bola. Terutama di kuarter kedua dan ketiga, sangat sulit memulai kuarter dengan baik dan menjalankan rencana pertandingan yang sudah ditentukan,” kata Andi Prasetyo.
Asisten pelatih Pacific Caesar menambahkan mereka terus melakukan perubahan untuk memperbaiki performa tim dan berusaha merebut tiket ke babak playoff.
“Di awal musim, kami memang menjalankan pertandingan yang tidak sesuai harapan dan target kami menuju playoff. Pada paruh musim ini, kami melakukan perubahan dan berhasil memenangkan dua pertandingan,” katanya.
“Kami akan terus mencoba. Tapi, kami hanya fokus pertandingan demi pertandingan dengan tujuh pertandingan tersisa. Jadi, kami akan berusaha semaksimal mungkin setiap pertandingan,” tambahnya.
Dia menambahkan, Pacific memang memiliki pemain lokal yang bagus. Hanya saja mereka masih belum bisa bermain dengan konsisten.
“Di sini kita juga berusaha untuk memberikan motivasi kepada mereka. Akhirnya di setengah paruh musim menuju akhir musim, beberapa sudah meningkat dan bermain konsisten,” tambahnya.
AJ Bramah yang memimpin Pacific dengan 23 poin dan 10 rebound, hanya memasukkan 10 tembakan dari 29 percobaan. Xavier Cannefax juga tidak bisa berkontribusi besar karena dijaga ketat. Cannefax mencetak 10 poin dengan hanya memasukkan empat tembakan dari 11 percobaan, termasuk 0 dari 7 three points.
Sedangkan Daffa Dhoifullah kali ini bisa mendulang 18 poin dari empat kali three points. Tetapi timnya harus menelan kekalahan pertama sejak dua kemenangan beruntun yang mereka raih (2-12).
Artikel Tag: IBL, Pacific Caesar Surabaya, Pelita Jaya Jakarta