Patrick Mahomes dan Travis Kelce Digugat soal Merek “1587 Prime”
Patrick Mahomes dan Travis Kelce membuka sebuah restoran steak di Kansas City yang diberi nama “1587 Prime”. (Foto: Instagram)
Bintang Kansas City Chiefs, Patrick Mahomes dan Travis Kelce, digugat oleh sebuah perusahaan sepatu terkait dugaan pelanggaran merek dagang atas penggunaan angka “1587”, yang menjadi nama restoran steak milik keduanya di Kansas City.
Berdasarkan dokumen pengadilan, gugatan diajukan oleh perusahaan 1587 Sneakers.
Mereka menilai penggunaan nama “1587 Prime” oleh Mahomes dan Kelce melanggar hak atas kombinasi angka yang sama, yang diklaim telah lebih dulu digunakan oleh merek sepatu tersebut.
Patrick Mahomes dan Kelce membuka restoran steak itu tahun lalu bersama mitra bisnis Noble 33.
Nama “1587 Prime” merupakan gabungan nomor punggung keduanya di Chiefs, yakni 15 milik Mahomes dan 87 milik Kelce.
Pihak 1587 Sneakers menyatakan telah mulai menjual produk sepatu mereka sejak 13 April 2023 dan mengklaim memiliki hak penggunaan pertama atas angka dan penandaan “1587”.
Meski demikian, perusahaan tersebut baru mengajukan permohonan merek dagang “1587” pada Oktober tahun lalu dan hingga kini masih dalam proses peninjauan oleh Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat.
Di sisi lain, merek “1587 Prime” untuk kategori bar dan restoran diajukan pada Desember 2023 oleh perusahaan milik Patrick Mahomes dan Travis Kelce.
Permohonan itu berada dalam kategori berbeda dengan pengajuan 1587 Sneakers, yang tercatat di kategori pakaian.
Pengacara merek dagang Josh Gerben dari Gerben IP, yang tidak mewakili kedua pihak, menyebut kasus ini tidak sederhana.
“Merek dagang bisa saja berdampingan di industri yang berbeda. Pertanyaannya, apakah restoran dan perusahaan sepatu terlalu dekat sehingga menimbulkan kebingungan konsumen?” ujarnya.
Selain dugaan pelanggaran merek, 1587 Sneakers juga menuding adanya pelanggaran di sektor apparel, karena restoran 1587 Prime turut menjual produk pakaian dengan nama tersebut.
Dalam gugatan, pihak penggugat menyebut “banyak konsumen” telah menghubungi 1587 Sneakers dengan anggapan adanya afiliasi antara perusahaan sepatu dan restoran.
Namun, pengacara penggugat, Ezra Salami, belum memberikan bukti atas klaim tersebut dan menyatakan akan memaparkannya jika perkara berlanjut ke persidangan.
Co-founder 1587 Sneakers, Adam King, menyatakan pihaknya berharap sengketa ini dapat diselesaikan secara damai.
Sementara itu, pihak Travis Kelce menolak berkomentar dan perwakilan Patrick Mahomes belum memberikan tanggapan atas permintaan klarifikasi.
Perusahaan sepatu tersebut meminta agar pihak restoran menghentikan penggunaan nama “1587”, termasuk pada produk dagangan, serta menuntut ganti rugi dalam jumlah yang belum disebutkan.
Artikel Tag: NFL, Patrick Mahomes