Pearly-Thinaah Yakin Akan Segera Menemukan Ritme Permainan Mereka
Pearly Tan-M Thinaah/[Foto:NST]
Pasangan ganda putri nasional Pearly Tan / M Thinaah mungkin telah tersingkir di perempat final China Open 2026, tetapi mereka yakin sedang bergerak ke arah yang benar.
Perjalanan pasangan unggulan dunia No. 5, Pearly-Thinaah, di Changzhou berakhir setelah mereka kalah 16-21, 16-21 dari pasangan Jepang peringkat No. 3, Yuki Fukushima / Mayu Matsumoto, kemarin.
Pearly memilih untuk fokus pada hal-hal positif.
“Pelajaran terbesar adalah bahwa bahkan dalam situasi buruk pun kami masih berhasil menemukan cara untuk bermain, dan kami masih bisa berjuang meskipun kalah,” kata Pearly.
Pearly absen karena cedera punggung pada bulan April.
“Tapi ya sudahlah. Kami berkomunikasi dengan baik dan tahu bagaimana kami ingin bermain di lapangan. Kami kekurangan kebugaran, terutama dari pihak saya.”
Duo ini juga mencapai perempat final Indonesian Open bulan lalu, tetapi mengalami kekalahan mengejutkan di babak pertama di Jepang pekan lalu.
“Kami bahkan tidak memikirkan hasilnya di hari pertama. Kami tahu kami unggulan, tetapi itu tidak masalah karena kami sudah lama absen dan semua orang sedang mengejar ketertinggalan.”
“Ini adalah langkah pembelajaran bagi kami untuk mendapatkan kembali momentum kami,” tambah Pearly.
Said Thinaah: “Secara keseluruhan, kami senang bisa menyelesaikan pertandingan dengan aman karena kesehatan dan terhindar dari cedera adalah yang utama.
“Namun, kami belum puas. Ada tanda-tanda positif bahwa kami mulai menemukan ritme permainan kami kembali, tetapi masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki.”
Pada turnamen selanjutnya di Taiwan Open yang dimulai pada hari Selasa, mereka akan menghadapi Mao Hatasue-Kanano Muroya dari Jepang di babak pertama.
Artikel Tag: Yuki Fukushima, Pearly Tan, M Thinaah, Mayu Matsumoto, China Open 2026