Kanal

Pelatih Bali United Akui Mariano Peralta Jadi Pembeda Di Tim Borneo FC

Penulis: Dayat Huri
13 Mei 2026, 04:50 WIB

Gelandang Borneo FC, Mariano Peralta mencetak brace ke gawang Bali United/foto dok Borneo FC

Berita Super League: Bali United harus menerima kenyataan pahit setelah ditumbangkan tim tamu, Borneo FC dalam lanjutan pekan ke-32 Super League musim 2025/2026.

Meski sempat memimpin jalannya laga di babak pertama, performa impresif Mariano Peralta menjadi faktor kunci yang membalikkan keadaan bagi skuat Pesut Etam. Playmaker andalan tim tamu itu tampil tajam dan membuktikan kelasnya sebagai sosok pembeda yang menghancurkan harapan tuan rumah di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (11/5/2026) malam.

Laga dimulai dengan dominasi Serdadu Tridatu. Publik Gianyar sempat bersorak ketika Teppei Yachida mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-21' dengan memanfaatkan assist terukur dari Rahmat Arjuna, Teppei Yachida melepaskan tembakan keras yang gagal dibendung Nadeo Arga Winata.

Keunggulan 1-0 untuk Bali United bertahan hingga turun minum, memberikan angin segar bagi anak asuh Johnny Jansen.

Memasuki babak kedua, situasi berbalik drastis. Mariano Peralta muncul sebagai momok menakutkan bagi lini pertahanan Serdadu Tridatu. Hanya empat menit setelah laga kembali dimulai, dia sukses mencetak gol penyeimbang. Momentum Borneo FC semakin menguat hingga akhirnya mereka mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-74' yang kembali dieksekusi dengan sempurna oleh Mariano Peralta.

Drama berlanjut saat skor imbang 2-2 terjadi akibat gol bunuh diri Caxambu di menit ke-76'. Namun, euforia itu hanya bertahan singkat karena Juan Villa memastikan kemenangan tim tamu menjadi 2-3 pada menit ke-79. Kekalahan ini menjadi catatan serius bagi perjalanan Bali United di Super League musim 2025/2026.

Seusai laga, pelatih Bali United, Johnny Jansen memberikan apresiasi sekaligus catatan kritis terhadap jalannya pertandingan.

"Saya bangga akan permainan tim di babak pertama sehingga kami mampu unggul. Namun situasi berubah ketika di babak kedua melalui Peralta dan momen penalti yang terjadi. Kami memiliki beberapa peluang di babak kedua melalui Yachida, Mirza dan Tim, hanya memang hasil akhir membuat saya juga kecewa dengan hasil pertandingan ini," ujar Johnny Jansen seperti dikutip dari laman resmi klub.

Selain menyoroti performa Mariano Peralta, Johnny Jansen juga menyayangkan sikap Borneo FC yang dianggap kurang menjunjung tinggi sportivitas saat momen fair play lemparan ke dalam. Setelah hasil mengecewakan ini, tim asal Pulau Dewata tersebut harus segera bangkit untuk mempersiapkan laga kandang berikutnya melawan Bhayangkara FC.

Artikel Tag: Borneo FC, Bali United, Super League, Mariano Peralta

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru