Kanal

Pelatih Indonesia Paulus Firman Bersyukur Dapat Berlatih Tanding di BAM

Penulis: Yusuf Efendi
08 Jul 2026, 10:15 WIB

Paulus Firman/[Foto:Thestar]

Mantan pelatih ganda putra asal Indonesia, Paulus Firman menganggap Malaysia sebagai rumah keduanya setelah kembali ke Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) pada hari Selasa.

Namun kali ini, Paulus Firman kembali sebagai pelatih Singapura, membawa tujuh pemain untuk menjalani pelatihan selama seminggu di Academy Badminton Malaysia (ABM) di Bukit Kiara menjelang Taiwan Open dari 28 Juli hingga 2 Agustus dan Korean Masters dari 4 hingga 9 Agustus.

Perjalanan ini juga memberinya kesempatan untuk mengevaluasi beberapa kemitraan baru yang telah dibentuk Singapura untuk turnamen mendatang.

Para pemain di ABM adalah Junsuke Kubo-Howin Wong Jia Hao, Terry Hee-Wesley Koh, Willard Wee-Nge Joo Jie dan Johan Prajogo-Nge Joo Jin.

“Saya berterima kasih kepada direktur pelatihan BAM, Rexy Mainaky, dan kepala pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, karena telah memberi saya dan tim Singapura kesempatan untuk berlatih di sini.

“Saya harap para pemain bisa belajar banyak meskipun kita sudah sering bertemu di turnamen sebelumnya. Saya sedang mencoba beberapa kemitraan baru. Jadi kita akan menggunakan Taiwan Open dan Korean Masters untuk melihat bagaimana performa kombinasi baru tersebut.”

Paulus dan tujuh pemainnya telah berlatih di ABM sejak Senin dan akan terus berlatih tanding dengan skuad ganda putra Malaysia sepanjang minggu ini.

Kunjungan ini juga mempertemukan kembali Paulus dengan Aaron Chia dan Soh Wooi Yik, yang pernah ia latih sejak 2018 dan bantu kembangkan sebagai salah satu pasangan ganda putra terkemuka di Malaysia.

Meskipun Aaron dan Wooi Yik bukan lagi pasangan, Paulus percaya bahwa keputusan untuk memisahkan mereka dapat memberikan manfaat.

“Kita harus menunggu dan melihat hasilnya terlebih dahulu.”

“Jika kita tidak mencoba, bagaimana kita akan tahu apa hasilnya? Saya pernah melakukan hal yang sama sebelumnya. Dengan persaingan yang semakin ketat, kita harus cukup berani untuk mencoba sesuatu yang berbeda.”

“Itulah idenya. Mudah-mudahan ini memberi para pemain motivasi baru dan membantu meningkatkan level permainan mereka,” katanya.

Paulus Firman pertama kali bertugas di BAM selama 10 bulan sebelum meninggalkan badan nasional tersebut pada tahun 2013. Ia kembali pada tahun 2018 sebelum mengakhiri masa tugas keduanya di BAM pada tahun 2022.

Artikel Tag: bam, Paulus Firman, Soh Wooi Yik, Aaron Chia, Herry IP

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru