Kanal

Pelatih Köln Kecewa Media Ganggu Kenikmatan Bermain El Mala

Penulis: Hartana Yulianti
19 Mar 2026, 23:30 WIB

Pelatih Köln Kecewa Media Ganggu Kenikmatan Bermain El Mala - sumber: (getfootballnewsgermany)

Berita Bundesliga menghadirkan cerita menarik dari konferensi pers yang berlangsung pada hari Kamis, di mana pelatih kepala Köln, Lukas Kwasniok, menunjukkan sikap tegas terhadap para jurnalis. Kwasniok, yang biasanya memberikan komentar menarik tentang Said El Mala sepanjang musim ini, tampaknya kehilangan kesabaran ketika berhadapan dengan deretan pertanyaan tentang pemain muda berbakat tersebut.

Laga akhir pekan ini menjadi perhatian utama dengan persiapan Köln menyambut rival sengit mereka, Borussia Mönchengladbach, di RheinEnergieStadion. Pertemuan ini, yang dikenal sebagai “Rhein-derby”, menjadi salah satu rivalitas terpanas di Bundesliga saat ini, terlebih dengan absennya “Revierderby” antara Schalke dan Borussia Dortmund.

Bagi El Mala, laga ini memberikan kesempatan untuk menghadapi mantan akademi yang pernah didiaminya. Gelandang remaja tersebut sempat bermain melawan Gladbach di awal musim ini, tetapi harus ditarik keluar di babak pertama oleh Kwasniok setelah tampil kurang optimal. Saat ini, wajar jika rasa balas dendam membayangi pikirannya, mengingat pelatih Gladbach, Eugen Polanski, sebelumnya memutuskan bahwa El Mala belum siap untuk tim utama.

Dalam sesi tanya jawab yang berlangsung selama 30 menit, Kwasniok menerima tujuh pertanyaan mengenai El Mala. Dia menegaskan kesiapan fisik sang pemain untuk laga Bundesliga mendatang dan menjawab spekulasi tentang transfer ke Brighton. Namun, setelah pertanyaan ketujuh yang dianggap provokatif, kesabaran Kwasniok mencapai batasnya.

“Sudah kalian perhatikan, saya berusaha menjaga kata-kata saya,” katanya, mengingatkan para jurnalis untuk tidak memancing komentar sensasional. Kwasniok menambahkan bahwa tekanan yang diberikan kepada pesepak bola belia seperti El Mala telah mengurangi kesenangan mereka dalam bermain, dan menuding bahwa media turut berperan dalam situasi tersebut.

Sebagai penutup, Kwasniok mengungkapkan kekhawatirannya, “Said suka bermain bola dan menikmati dribbling. Belakangan ini dia bekerja keras namun lebih jarang melakukan dribel. Kalian semua turut bertanggung jawab atas hilangnya elemen itu dari dirinya.” Ucapannya menjadi pengingat akan tanggung jawab media dalam membentuk suasana bermain para atlet muda.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru