Kanal

Pengakuan Sturla Holm Laegreid Picu Polemik, Mantan Kekasih Sulit Maafkan

Penulis: Hanif Rusli
12 Feb 2026, 20:24 WIB

Sturla Holm Laegreid dibantu rekan setimnya saat meneteskan airmata dalam wawancara. (Foto: AP)

Pengakuan emosional atlet biathlon Norwegia Sturla Holm Laegreid setelah meraih medali Olimpiade justru memicu polemik di luar arena pertandingan.

Mantan kekasihnya menyatakan sulit memaafkan perselingkuhan yang diungkapkan Laegreid secara terbuka kepada publik.

Laegreid, salah satu atlet biathlon terbaik Norwegia, membuat pernyataan mengejutkan usai meraih medali perunggu nomor individual 20 kilometer pada Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026, Selasa (10/2).

Dalam wawancara dengan penyiar Norwegia NRK, ia mengaku telah berselingkuh dari pasangannya beberapa bulan sebelumnya.

“Enam bulan lalu saya bertemu cinta dalam hidup saya. Tiga bulan lalu saya melakukan kesalahan terbesar dalam hidup saya dengan berselingkuh,” kata Sturla Holm Laegreid sambil menahan tangis.

Namun, mantan pasangannya yang memilih tetap anonim mengatakan kepada media Norwegia VG bahwa pengakuan tersebut tidak serta-merta memperbaiki situasi. Ia menegaskan luka emosional yang ditimbulkan masih terasa.

“Sulit untuk memaafkan, bahkan setelah pernyataan cinta di depan seluruh dunia,” ujarnya. Ia juga menyebut dirinya tidak memilih untuk berada dalam sorotan publik akibat pengakuan tersebut.

Menurut Sturla Holm Laegreid, ia baru memberi tahu pasangannya tentang perselingkuhan itu sekitar sepekan sebelum Olimpiade dimulai.

Ia mengaku keputusan untuk mengungkapkan masalah pribadi di hadapan publik merupakan upaya menunjukkan penyesalan dan perasaannya.

Keesokan harinya, Laegreid mengeluarkan pernyataan resmi melalui tim nasional Norwegia.

Ia mengakui momen pengungkapan tersebut tidak tepat dan meminta maaf kepada rekan setimnya, Johan-Olav Botn, yang memenangi medali emas pada nomor yang sama.

“Saya sangat menyesal membawa cerita pribadi pada hari yang seharusnya menjadi momen bahagia bagi biathlon Norwegia,” kata Laegreid. Ia juga meminta maaf kepada mantan kekasihnya karena tanpa sengaja menyeretnya ke perhatian media.

Atlet berusia 28 tahun itu menyatakan akan berhenti membahas persoalan pribadinya dan kembali fokus pada kompetisi Olimpiade.

Medali perunggu tersebut menjadi medali individu Olimpiade pertamanya, setelah sebelumnya meraih emas nomor estafet pada Olimpiade Beijing 2022.

Kasus ini menjadi sorotan publik Norwegia, memperlihatkan bagaimana kehidupan pribadi atlet dapat ikut menjadi perhatian di tengah pencapaian olahraga tingkat dunia.

Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru