Pengalaman Buat Persib Lebih Moncer di Level Asia Musim Ini
Pemain Persib ketika merayakan gol ke gawang Bangkok United
Berita Super League Indonesia: Persib Bandung akan melakoni pertandingan 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026. Ini merupakan langkah maju dari tim berjuluk Maung Bandung ini di kompetisi Asia.
Pada musim 2024/2025, laju Maung Bandung terhenti saat masih di fase grup dan ada di dasar klasemen. Pada musim berikutnya, perbaikan dilakukan hingga akhirnya menorehkan sejarah lolos ke fase grup AFC Champions League Two 2025/2026.
Salah satu faktor yang membuat Persib punya raihan lebih baik adalah kondisi lawan. Selain dikarenakan selalu menghadapi klub Asia Tenggara yang levelnya seimbang, ada faktor cedera yang turut memengaruhi.
"Empat tim di kompetisi kualitasnya seimbang karena berasal dari Asia Tenggara. Tapi perbedaannya adalah kadang ada tim yang tidak turun dengan kekuatan yang terbaik karena pemainnya cedera. Kadang juga faktor keberuntungan berpengaruh," ujar Bojan Hodak ketika diwawancara jelang partai melawan Ratchaburi, Selasa (10/2).
Hal lain yang menurutnya membuat Persib jadi lebih bertaji di Asia adalah pengalaman pemain. Pasalnya ini jadi kesempatan kedua bagi Maung Bandung tampil di level internasional dalam dua tahun beruntun.
Sebelumnya Maung Bandung bermain di AFC Cup 2015, lalu libur tampil untuk level ASia selama sedekade. Situasi itu yang membuat penampilan di ACL-2 musim 2024/2025 masih goyah dan mengalami turbulensi.
"Tapi pada akhirnya, tahun ini kami lebih baik dari tahun lalu, kami lebih muda tapi lebih pengalaman. Karena musim lalu, itu kali pertama setelah sepuluh tahun Persib tampil di kompetisi Asia," kata dia.
Pengalaman pemain yang sudah lebih terasah membuat Maung Bandung kini punya optimisme saat menghadapi Ratchaburi pada leg pertama 16 besar ACL-2. "Jadi kami musim ini sudah lebih berpengalaman dan itu kenapa kami mendapat hasil yang lebih baik," kata Bojan Hodak memungkasi.
Artikel Tag: Persib, bojan hodak, Ratchaburi FC