Pengkhianatan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Inggris
Pengkhianatan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Inggris - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Dalam sejarah sepak bola Inggris, beberapa pemain dikenal sebagai "pengkhianat" setelah beralih ke klub rival, memicu kemarahan para penggemar. Nama-nama seperti Alan Smith, Rio Ferdinand, dan Ashley Cole masih belum sepenuhnya dimaafkan atas keputusan mereka. Berikut adalah sepuluh pemain yang dianggap sebagai pengkhianat terbesar dalam sejarah sepak bola Inggris.
Alan Smith: Leeds United dan Manchester United
Alan Smith, yang dikenal sebagai pemain setia Leeds United, mengejutkan banyak pihak saat memilih bergabung dengan Manchester United setelah Leeds terdegradasi dari Liga Premier pada 2004. Padahal sebelumnya, Smith sering menunjukkan kebenciannya terhadap klub tersebut. Kariernya di Old Trafford sempat menjanjikan hingga cedera parah menghentikannya.
Teddy Sheringham: Millwall dan West Ham United
Teddy Sheringham adalah sosok legendaris di Millwall, namun ia mengecewakan para penggemar ketika bergabung dengan rival berat mereka, West Ham United. Meskipun bergabung dengan Hammers di akhir kariernya, langkah ini tetap meninggalkan luka di hati para pendukung Millwall.
George Graham: Arsenal dan Tottenham Hotspur
George Graham, yang berjasa besar bagi Arsenal baik sebagai pemain maupun manajer, memicu kemarahan ketika bergabung dengan Tottenham Hotspur. Kepindahannya ke rival sekota ini menodai reputasinya di mata para penggemar Arsenal, sementara suporter Spurs sulit menerimanya sebagai bagian dari tim mereka.
Rio Ferdinand: Leeds United dan Manchester United
Rio Ferdinand, yang menjadi favorit penggemar di Leeds United, membuat keputusan kontroversial dengan bergabung ke Manchester United. Kepindahannya yang memecahkan rekor transfer dunia untuk bek saat itu dianggap sebagai pengkhianatan oleh fans Leeds, meskipun klub sedang mengalami krisis keuangan.
Frank Lampard: West Ham United dan Chelsea
Frank Lampard meninggalkan West Ham United di tengah hubungan yang kurang baik dengan pendukungnya, untuk kemudian bersinar di Chelsea. Langkah ini memperparah kebencian penggemar West Ham yang sudah ada sejak lama.
Nick Barmby: Everton dan Liverpool
Nick Barmby membuat langkah kontroversial dengan pindah dari Everton ke Liverpool, dua klub dengan rivalitas tajam di Merseyside. Kepindahannya menjadikannya sosok yang dibenci di kalangan pendukung Everton, meskipun ia meraih kesuksesan di Anfield.
Michael Owen: Liverpool dan Manchester United
Michael Owen, mantan bintang Liverpool, membuat keputusan mengejutkan dengan bergabung ke Manchester United. Meskipun kepindahannya tidak langsung, para pendukung Liverpool merasa dikhianati oleh langkah ini, yang dianggap tidak bisa dimaafkan.
Mo Johnston: Celtic dan Rangers
Mo Johnston menjadi sosok kontroversial setelah memutuskan bergabung dengan Rangers, rival abadi Celtic, setelah sebelumnya berjanji untuk kembali ke Celtic. Keputusan ini membuatnya dibenci oleh kedua kelompok pendukung, hingga harus tinggal di London demi keselamatannya.
Ashley Cole: Arsenal dan Chelsea
Ashley Cole memancing kontroversi dengan pindah dari Arsenal ke Chelsea, yang diperburuk oleh skandal "tapping-up". Kepindahannya, yang dipicu ketidakpuasannya terhadap gaji di Arsenal, membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling dibenci oleh pendukung Arsenal.
Sol Campbell: Tottenham Hotspur dan Arsenal
Sol Campbell memanfaatkan Bosman Ruling untuk pindah dari Tottenham Hotspur ke Arsenal, langkah yang memicu kebencian mendalam dari pendukung Spurs. Meski meraih kesuksesan di Arsenal, ia tetap dikenal sebagai "Judas" di kalangan fans Tottenham.
Artikel Tag: Manchester United, Arsenal, Chelsea, Ashley Cole, Rio Ferdinand, alan smith