Kanal

Persija Jakarta Gagal Menang Atas Borneo FC Karena Banyak Buang Peluang

Penulis: Dayat Huri
04 Mar 2026, 08:45 WIB

Gelandang Persija Jakarta, Fabio Calonego di laga kontra Borneo FC/foto dok Persija Jakarta

Berita Super League: Persija Jakarta harus rela berbagi poin usai ditahan imbang Borneo FC dalam laga pekan ke-24 Super League musim 2025/2026.

Bertanding di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026) malam, Macan Kemayoran gagal mengamankan poin penuh meski sempat dua kali memimpin.

Banyaknya peluang emas yang terbuang sia-sia, terutama pada babak pertama, menjadi penyebab utama kegagalan tuan rumah memetik kemenangan di hadapan pendukung sendiri.

Laga berlangsung sengit sejak awal. Persija Jakarta sebenarnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-47' melalui sepakan terukur Gustavo Almeida. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Borneo FC menyamakan kedudukan lewat gol Juan Villa di menit ke-62'.

Tuan rumah kembali menjaga harapan menang saat tendangan jarak jauh Fabio Calonego merobek jala lawan pada menit ke-75'. Sayangnya, kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Borneo FC mencetak gol dramatis pada menit ke-90+4' yang memaksa laga berakhir imbang 2-2.

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menyayangkan ketidakefektifan lini serang tim asuhannya. Ia menilai hasil imbang yang didapat merupakan konsekuensi dari kegagalan tim dalam memaksimalkan momentum penting di lapangan.

"Saya rasa kami seharusnya bisa menang sejak babak pertama. Kami memiliki setidaknya empat peluang emas untuk mencetak gol di babak pertama. Kami seharusnya bisa mencetak gol karena dalam pertandingan besar seperti ini, kami tidak bisa menyia-nyiakan begitu banyak peluang," ujarnya seperti dikutip dari laman resmi klub.

Mauricio Souza juga menyoroti penurunan performa tim pada paruh kedua yang membuat Borneo FC leluasa menekan lini pertahanan timnya.

"Di babak kedua, permainan lebih seimbang. Kami mencetak gol di awal, lalu entah mengapa tim saya berhenti bermain setelah gol tersebut. Setelah gol itu, kami mulai bertahan tidak seperti sebelumnya dan memainkan bola yang tidak bagus," kata Mauricio Souza.

Kebobolan di detik-detik akhir tersebut jadi bahan evaluasi serius bagi Persija Jakarta dalam mengarungi sisa kompetisi Super League musim 2025/2026. Mauricio Souza pun menilai bahwa hilangnya fokus di lini belakang menjadi celah fatal bagi lawan.

"Ada kurangnya usaha, kurangnya komitmen defensif, kurangnya pemahaman momen pertandingan. Sisi tengah terbuka pada gol penyama kedudukan karena tidak terlindungi dengan baik," pungkas pelatih asal Brasil itu.

Artikel Tag: Borneo FC, persija jakarta, Super League, Mauricio Souza

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru