Pesan Aryna Sabalenka Kepada Elena Rybakina Usai Kalah Di Melbourne
Aryna Sabalenka [image: getty images]
Berita Tenis: Hari Sabtu (31/1) bukan hari keberuntungan bagi petenis peringkat 1 dunia, Aryna Sabalenka di Rod Laver Arena, Melbourne, venue Australian Open 2026.
Setelah kecolongan set pertama dengan 6-4, petenis unggulan pertama memenangkan set kedua dengan kedudukan yang sama demi memaksakan set penentu di final Australian Open 2026 melawan Elena Rybakina.
Juara US Open musim 2025 unggul dengan 3-0 di set ketiga, tetapi kemudian dipatahkan, dengan petenis berkebangsaan Kazakhstan, Rybakina tampil memukau di laga ulang final Australian Open musim 2023 yang dimenangkan petenis unggulan pertama.
Pada akhirnya, petenis unggulan kelima memenangkan final di Melbourne musim ini dengan tiga set demi memenangkan gelar Grand Slam kedua dalam kariernya.
Wajar jika merasa sangat terpukul atas kekalahan tersebut, petenis unggulan pertama pun menyampaikan sepatah dua patah kata sebagai runner up Australian Open untuk kali kedua secara beruntun.
“Saya benar-benar tidak bisa berkata-kata saat ini,” aku Sabalenka. “Saya akan berusaha untuk melupakan apa pun. Saya ingin memulainya dengan Elena. Saya ingin memberinya selamat untuk perjalanan yang luar biasa, permainan tenis yang memukau. Selamat untukmu dan timmu untuk pencapaian yang menakjubkan.”
Ia melanjutkan dengan berterima kasih kepada penggemar dan timnya, dengan sang petenis menantikan Grand Slam di Melbourne musim 2027.
“Tentu, terima kasih kepada semua orang yang membuat turnamen ini berlangsung,” tambah Sabalenka. “Saya sangat senang berada di sini dan bermain di hadapan anda semua. Anda semua pendukung yang luar biasa. Saya selalu menantikan untuk datang dan bermain di hadapan anda semua, dan mari berharap musim depan akan menjadi musim yang lebih baik bagi saya.”
“Terima kasih untuk tim saya yang selalu ada bagi saya, untuk menikmati saya kalah di final, tetapi kadang-kadang juga memenangkannya, jadi, mari kita berharap untuk yang terbaik. Mari kita berharap musim depan gelar ini akan menjadi milik kita!”
Petenis peringkat 1 dunia akan sangat ingin merebut kembali gelar di Melbourne saat ia kembali dalam 12 bulan mendatang.
Petenis unggulan pertama sampai saat ini telah mengantongi empat gelar Grand Slam, tetapi bisa dibilang ia kurang berprestasi di Grand Slam. Terlepas dari dominasinya di turnamen WTA lain, ia terus mengalami kesulitan di panggung-panggung terbesar. Kini, ia telah kalah sebanyak tiga kali di empat final Grand Slam terakhir yang ia lakoni.
Sementara itu, Sabalenka kini kalah di tiga dari empat pertemuan terakhir melawan Rybakina, termasuk di dua final bergengsi, yaitu di WTA Finals musim 2025 dan kini di Melbourne musim 2026.
Artikel Tag: Australian Open 2026, Aryna Sabalenka, Elena Rybakina