Pesan Iga Swiatek Usai Kemenangan Polandia Di United Cup
Iga Swiatek [image: getty images]
Berita Tenis: Polandia akhirnya mematahkan kutukan mereka di United Cup usai mengalahkan Swiss di final musim 2026 dengan diperkuat Iga Swiatek dan Hubert Hurkacz.
Usai menundukkan juara bertahan, AS di semifinal United Cup, Polandia menantang Swiss yang diperkuat mantan petenis peringkat 3 dunia yang mengantongi tiga gelar Grand Slam, Stan Wawrinka dan juara Olimpiade di Tokyo tahun 2021, Belinda Bencic.
Kesulitan mantan petenis peringkat 1 dunia terus berlanjut setelah ia kalah dari Bencic. Tetapi Hurkacz menyelamatkan Polandia dengan membungkam Wawrinka.
Di laga nomor ganda campuran penentu, duo Polandia, Katarzyna Kawa dan Jan Zielinski mampu mengandaskan Bencic dan Jakub Paul dengan dua set langsung.
Kemenangan Polandia di United Cup sudah lama diidam-idamkan. Dua musim lalu, Hurkacz mengantongi peluang match point melawan petenis berkebangsaan Jerman, Alexander Zverev sebelum kalah dengan tiga set. 12 bulan kemudian, Polandia lagi-lagi kalah di final melawan AS.
Musim ini, penantian panjang Polandia berakhir dan petenis peringkat 2 dunia pun tidak bisa menahan diri untuk meluapkan kegembiraannya di Instagram.
“Anda tahu apa yang mereka katakan – kali ketiga adalah keberuntungan! Dan kami berhasil!” tulis Swiatek. “Menjadi bagian tim adalah intinya! Ada sesuatu yang benar-benar istimewa tentang mengetahui seseorang mendukung anda, bahkan ketika keadaan menjadi sedikit menyulitkan.”
“Saya tidak bisa meminta rekan satu tim yang lebih baik, Katarzyna Kawa, Jan Zielinski, Hubert Hurkacz, Kasia Piter, Daniel Michalski, dan sistem pendukung kami, terima kasih atas waktu yang luar biasa.”
“Sangat berterima kasih kepada semua pendukung kami yang luar biasa di Sydney dan di kampung halaman – percayalah, kami semua bisa merasakan anda semua selalu mendukung kami!”
Juara Wimbledon musim 2025 kini akan menatap ke depan menuju Australian Open, satu-satunya gelar Grand Slam yang belum ia menangkan.
Seorang petenis menorehkan Career Grand Slam ketika mereka memenangkan keempat Grand Slam. Dalam sejarah, sampai saat ini ada sembilan petenis putri yang berhasil menorehkan tonggak bersejarah tersebut dan petenis putri terakhir yang mencatatkan pencapaian memukau tersebut adalah Maria Sharapova pada musim 2012 usai memenangkan gelar French Open untuk kali pertama.
Sampai saat ini, petenis berkebangsaan Polandia telah memenangkan enam gelar Grand Slam dan satu-satunya gelar Grand Slam yang belum ada dalam koleksinya adalah gelar Australian Open. Ia telah dua kali lolos ke semifinal, termasuk pada musim 2025 sebelum ia kalah dari sang juara, Madison Keys.
Swiatek harus segera memperbaiki performanya jelang Australian Open musim 2026. Ia telah menelan dua kekalahan sebelum berkompetisi di Melbourne untuk kali pertama dalam kariernya. Dua kekalahan tersebut ia alami di United Cup melawan Cori Gauff dan Bencic.
Artikel Tag: Tenis, United Cup, Iga Swiatek, Hubert Hurkacz