Pimpinan Aprilia: Bezzecchi Sudah Keras pada Dirinya Sendiri
Pimpinan Aprilia: Bezzecchi Sudah Keras pada Dirinya Sendiri - sumber: (motorsport)
Berita MotoGP datang dari Aprilia Racing yang menegaskan posisi mereka terhadap pembalap Marco Bezzecchi. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyatakan bahwa tidak ada alasan untuk mengekang agresivitas Bezzecchi, mengingat pembalap asal Italia itu sudah cukup keras terhadap dirinya sendiri. Bezzecchi telah muncul sebagai salah satu pembalap terkuat di grid MotoGP, setelah meraih kemenangan di Portimao dan Valencia pada akhir 2025, serta tampil dominan di pembukaan musim di Thailand bulan ini.
Meskipun demikian, Bezzecchi yang berusia 27 tahun ini juga menghadapi kritik karena melakukan kesalahan yang merugikan dan kehilangan poin dalam kecelakaan yang tidak tepat waktu. Dia adalah favorit untuk meraih kemenangan di Grand Prix Indonesia tahun lalu, tetapi bertabrakan dengan Ducati yang dikendarai Marc Marquez pada lap pembuka saat mencoba pulih dari awal yang buruk. Demikian pula, dia terjatuh dari posisi terdepan dalam sprint di Buriram bulan ini saat mencoba membangun keunggulan di awal balapan.
Meski Bezzecchi berhasil bangkit dari kesalahan di Buriram dengan memenangkan grand prix keesokan harinya, banyak pengamat masih melihat agresivitasnya sebagai potensi kelemahan yang bisa memengaruhi ambisi gelarnya. Rivola merasa tidak perlu bagi Aprilia untuk campur tangan dalam situasi ini, dengan menekankan pentingnya bagi tim untuk mendukung Bezzecchi daripada menambah tekanan.
Rivola berkomentar, "Marco adalah orang yang sangat cerdas dan pintar. Dia menyadari kesalahannya sendiri. Tidak ada alasan bagi saya untuk menambah beban ketika dia sudah menekan dirinya sendiri." Ia percaya bahwa ada saat-saat di mana Bezzecchi bisa bersikap tegas dengan Aprilia, dan saat lain di mana ia perlu didukung oleh tim.
Kecelakaan Bezzecchi di Mandalika tahun lalu memberi kesempatan bagi pembalap Gresini, Fermin Aldeguer, untuk meraih kemenangan MotoGP pertamanya, sementara tidak ada pembalap Aprilia lain yang mampu memanfaatkan kesalahan tersebut. Namun, sejak saat itu, jajaran pembalap MotoGP dari Noale telah diperkuat secara signifikan. Pembalap Trackhouse, Raul Fernandez, menemukan kembali performanya di MotoGP di akhir tahun lalu, dengan kemenangan di GP Australia diikuti podium di Valencia dan Thailand. Jorge Martin juga bersaing di podium Buriram setelah menjalani dua operasi lebih lanjut selama musim dingin, sementara Ai Ogura juga mengesankan dengan finis kelima di grand prix.
Dengan keempat pembalap ini tampil maksimal, pabrikan Noale kini memiliki peluang lebih kuat untuk mengakhiri dominasi Ducati, yang sebelumnya terlalu mengandalkan Bezzecchi sebagai bintang mereka. Rivola menyatakan kepuasan dan memberikan pujian besar kepada keempat pembalapnya.
Rivola mengonfirmasi bahwa keempat pembalap Aprilia berlomba dengan peralatan yang sama tahun ini, dengan hanya perubahan kecil yang dilakukan pada motor mereka sesuai preferensi masing-masing pembalap. "Ada empat motor yang identik di trek. Jika ada yang berbeda, itu karena pembalap [menginginkan sesuatu yang berbeda]," jelas Rivola, menyoroti pentingnya menyesuaikan dengan kebutuhan individu para pembalap mereka.
Artikel Tag: Aprilia Racing, Marco Bezzecchi