Kanal

Pol Espargaro Ungkap Penyebab Marc Marquez Melempem di MotoGP Inggris

Penulis: Abdi Ardiansyah
11 Agu 2026, 16:05 WIB

Pol Espargaro sebut Marc Marquez gagal tampil gemilang karena alami masalah ban di MotoGP Inggris 2026.

Berita MotoGP - Marc Marquez menjalani akhir pekan yang sulit pada MotoGP Inggris 2026 di Silverstone. Pol Espargaro menilai pembalap Ducati itu tampil berbeda dari biasanya karena masalah degradasi ban belakang.

Marc Marquez gagal menunjukkan performa terbaiknya pada MotoGP Inggris 2026. Pembalap Ducati Lenovo tersebut hanya finis di posisi ketujuh pada balapan utama setelah sebelumnya menempati posisi kesembilan dalam Sprint.

Hasil tersebut membuat Marquez hanya mengoleksi 10 poin sepanjang akhir pekan di Silverstone. Catatan itu semakin kontras dengan penampilan Aprilia yang justru mendominasi balapan melalui Raul Fernandez, Jorge Martin, dan Marco Bezzecchi.

Masalah utama Marquez terlihat pada kondisi ban belakang. Ia kesulitan mempertahankan performa ketika balapan memasuki fase akhir dan harus kehilangan beberapa posisi.

Pol Espargaro yang tampil sebagai pembalap pengganti Maverick Vinales sekaligus menjalankan peran sebagai test rider KTM, turut memperhatikan persoalan tersebut. Menurutnya, Marquez tidak bisa tampil agresif seperti biasanya karena harus menghemat ban.

"Balapan kemarin sangat aneh, dan degradasi bannya sudah di atas normal. Marc bukan pembalap yang sebenarnya menggunakan ban jauh lebih banyak dibandingkan yang lain. Dia adalah pembalap yang sangat cepat," ujar Espargaro seperti dikutip dari Motosan.

Espargaro menilai Marquez membayar mahal karena kecepatannya pada awal balapan. Kondisi tersebut membuat pembalap asal Spanyol itu kesulitan mempertahankan kecepatannya hingga akhir.

"Ledakan kecepatan di awal membuatnya membayar mahal pada akhir balapan dan kemarin dia banyak disalip," kata Espargaro.

Situasi serupa kembali terlihat pada balapan utama. Marquez memilih tidak mengambil risiko besar ketika kecepatannya menurun karena kondisi ban belakang semakin mengkhawatirkan.

Menurut Espargaro, keputusan tersebut memang masuk akal, tetapi membuat gaya balap Marquez yang agresif tidak terlihat di Silverstone.

"Saya pikir dia menahan diri sepanjang balapan, dan itu bukan Marc yang kita kenal," tuturnya.

"Dia adalah pembalap yang eksplosif, cepat, dan agresif. Ketika dia tidak bisa melakukan itu karena tahu ban belakang akan habis lebih cepat atau tiba-tiba kehilangan performa, hasilnya jelas tidak akan bagus."

Hasil di Silverstone menjadi pukulan bagi Marquez dalam perburuan gelar MotoGP 2026. Sebaliknya, dominasi Aprilia membuat persaingan papan atas semakin menarik menjelang seri-seri berikutnya.

Artikel Tag: Marc Marquez, Pol Espargaro, Motogp inggris

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru