Kanal

Premier League: Richard Masters Ungkap Perkembangan Kasus 115 Dakwaan Man City

Penulis: Hardy D
19 Agu 2026, 22:24 WIB

Premier League: Richard Masters Ungkap Perkembangan Kasus 115 Dakwaan Man City - sumber: (givemesport)

Berita Liga Inggris – Menjelang musim baru Liga Inggris 2026/27, kasus dugaan pelanggaran Financial Fair Play (FFP) oleh Manchester City masih belum menemukan titik terang. Klub yang bermarkas di Etihad ini awalnya didakwa dengan 115 pelanggaran pada Februari 2023, dan jumlah itu kini meningkat menjadi 130. Sidang telah berakhir pada Desember 2024, namun publik belum mengetahui hasilnya.

Menurut jurnalis The Telegraph, Oliver Brown, sejak tuduhan awal dilayangkan, sudah ada tiga Perdana Menteri, lima Menteri Luar Negeri, dan 32 manajer Premier League yang datang dan pergi. Selain itu, fenomena alam seperti delapan gerhana matahari dan empat konjungsi Venus dan Jupiter juga telah terjadi, seolah menggambarkan lamanya proses yang dihadapi Manchester City.

CEO Premier League, Richard Masters, mengungkapkan bahwa peraturan yang ada mengharuskan semua informasi terkait kasus ini tetap rahasia hingga keputusan final diumumkan. "Proses ini memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan, dan saya memahami kekecewaan yang ada," ujarnya kepada Sky News.

Sementara banyak pihak berharap kasus ini dapat diselesaikan musim panas ini, ketidakpastian masih menyelimuti kapan keputusan akhir akan diumumkan. Apabila terbukti bersalah, dampaknya akan sangat besar bagi sepak bola Inggris, termasuk kemungkinan pencabutan gelar yang pernah diraih Manchester City serta tuntutan kompensasi dari klub rival.

Berbeda dengan kasus Chelsea yang juga melibatkan pelanggaran aturan Premier League, di mana mereka didenda £10 juta dan mendapatkan larangan transfer bersyarat. Kasus Chelsea lebih cepat diselesaikan karena pihak manajemen baru klub bersedia bekerja sama dan memberikan informasi yang dibutuhkan. Menurut Masters, situasi Manchester City berbeda karena kurangnya saksi dan bukti yang lengkap, sehingga proses penyelesaiannya lebih rumit dan memakan waktu.

Artikel Tag: Richard Masters

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru