Preview NBA: Miami Heat Vs Detroit Pistons (2 Jan 2026)
Miami Heat akan bertamu ke kandang Detroit Pistons dalam lanjutan kompeitisi NBA musim 2025-26 pada Kamis (1/1) malam atau Jumat pagi WIB. (Foto: NBA)
Detroit Pistons akhirnya bisa bernapas lega setelah menghabiskan sebagian besar dua pekan terakhir di jalan.
Pemuncak klasemen Wilayah Timur itu kini memasuki periode yang lebih bersahabat, dengan sembilan dari 11 pertandingan berikutnya dimainkan di kandang.
Periode tersebut dimulai dengan menjamu Miami Heat pada Kamis (1/1) malam atau Jumat pagi WIB.
Detroit menutup tur Pantai Barat dengan catatan solid 3-2, termasuk kemenangan meyakinkan 128-106 atas Los Angeles Lakers pada Selasa.
Dalam laga tersebut, Detroit Pistons memperlihatkan alasan mengapa mereka mampu bertengger di puncak Timur: pertahanan agresif dan kedalaman skuad yang mengesankan.
Tekanan konstan menghasilkan 21 turnover Lakers yang dikonversi menjadi 30 poin, sementara Detroit unggul telak 58-41 di paruh kedua.
Performa bangku cadangan juga menjadi sorotan. Para pemain pelapis Pistons menyumbang total 67 poin, 20 rebound, 10 assist, dan lima steal.
Guard Marcus Sasser tampil menonjol dengan torehan tertinggi musim ini, 19 poin, ditambah lima assist. Sasser baru tampil dalam lima pertandingan musim ini setelah sempat absen karena cedera pinggul.
Pelatih Detroit Pistons J.B. Bickerstaff menekankan kepercayaan tim terhadap Sasser dan filosofi kolektif yang menjadi identitas Detroit.
Ia menilai Pistons sebagai tim yang sangat terhubung, di mana siapa pun yang sedang “panas” akan didukung sepenuhnya oleh rekan setimnya.
Pendekatan itu terlihat jelas setelah Detroit bangkit dari dua kekalahan beruntun sebelumnya dengan respons defensif yang kuat.
Meski demikian, Detroit Pistons mendapat sedikit kabar kurang menyenangkan.
Forward starter Tobias Harris harus meninggalkan laga melawan Lakers di paruh pertama akibat cedera pinggul, dan statusnya untuk menghadapi Miami masih belum pasti.
Sementara itu, Miami Heat datang dengan kepercayaan diri tinggi berbekal tiga kemenangan beruntun. Dalam rentang tersebut, Heat tampil eksplosif dengan rata-rata 138,3 poin per gim dan tempo permainan tinggi.
Mereka baru saja membantai Denver Nuggets 147-123 pada Senin.
Pelatih Erik Spoelstra menegaskan bahwa kecepatan menjadi kunci permainan Miami.
Heat merasa lebih efektif saat bermain agresif dan cepat, memanfaatkan transisi untuk menciptakan peluang mudah.
Veteran Norman Powell menjadi ujung tombak dengan rata-rata 24,3 poin selama rentetan kemenangan tersebut.
Pertemuan pertama musim ini antara kedua tim berlangsung sengit. Pada 29 November, Detroit sukses mencuri kemenangan 138-135 di Miami berkat 29 poin Cade Cunningham.
Dengan momentum yang sama-sama positif, duel ini berpotensi kembali menghadirkan tempo cepat dan pertarungan ketat di Detroit.
Artikel Tag: Detroit Pistons