Pujian Untuk Gregor Kobel Usai Swiss Kalahkan Kolombia Lewat Adu Penalti
Gregor Kobel (Foto: FIFA.com)
Berita Piala Dunia: Dua pemain Swiss, Granit Xhaka dan Ruben Vargas, memberi pujian untuk sang kiper Gregor Kobel menyusul kemenangan atas Kolombia lewat adu penalti pada Rabu (8/7) WIB di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Pertandingan Swiss melawan Kolombia di Vancouver harus diputuskan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga babak perpanjangan waktu.
Meski satu penendang penalti Swiss gagal, empat pemain lainnya berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Sementara dua penendang Kolombia gagal, satu membentur mistar dan satu lagi digagalkan oleh Gregor Kobel. Kemenangan 4-3 lewat adu penalti akhirnya membawa Swiss ke perempat final pertama mereka dalam lebih dari tujuh dekade.
Salah satu pemain kunci Swiss di laga ini adalah Kobel, yang tidak hanya menggagalkan satu penalti Kolombia, tapi juga melakukan beberapa penyelamatan penting sepanjang pertandingan. Tak heran ketika penjaga gawang berusia 28 tahun itu dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.
Kapten tim Swiss, Granit Xhaka, menyatakan bahwa percaya dengan kemampuan Kobel dalam hal penalti.
“Dia juga mempersulit hidup kami saat latihan ketika kami berlatih tendangan penalti! Kami tahu bahwa jika sampai adu penalti, kami memiliki kiper yang mampu menyelamatkan, serta para penendang yang bagus,” kata Xhaka kepada FIFA.
Ruben Vargas, yang menjadi penendang penentu kemenangan Swiss dalam adu penalti, turut memberi pujian untuk Kobel.
“Saya pikir kita semua tahu apa yang mampu dilakukan Gregor dan hari ini dia menunjukkannya di panggung besar, ketika itu benar-benar penting. Rasanya senang memiliki kiper seperti ini,” kata Vargas.
Tantangan selanjutnya bagi Kobel dan rekan-rekan setimnya di Swiss adalah melawan juara bertahan, Argentina, di perempat final pada 11 Juli di Kansas City.
Artikel Tag: Granit Xhaka, Swiss, Piala Dunia 2026, Gregor Kobel, Ruben Vargas