Puka Nacua Bantah Gugatan Dugaan Kekerasan dan Ucapan Antisemit
Kuasa hukum Puka Nacua menyatakan bahwa kliennya menolak tuduhan tersebut dengan tegas dan memiliki bukti video yang dinilai dapat membantah isi gugatan. (Foto: AP)
Wide receiver Los Angeles Rams, Puka Nacua, menghadapi gugatan perdata setelah seorang wanita di Los Angeles menuduhnya melontarkan pernyataan antisemit dan melakukan tindakan kekerasan berupa gigitan.
Gugatan tersebut diajukan oleh Madison Atiabi, yang menuduh Nacua melakukan pelanggaran berupa kekerasan berbasis gender, penyerangan, serta kelalaian.
Dalam dokumen pengadilan, Atiabi menyebut insiden itu terjadi pada malam Tahun Baru di kawasan Century City.
Atiabi mengklaim Nacua mengucapkan pernyataan bernada antisemit yang membuatnya merasa tidak nyaman dan mengalami tekanan emosional, mengingat latar belakang keyakinannya.
Ia juga menuduh bahwa dalam sebuah perjalanan menggunakan mobil, Nacua secara paksa menggigit bahu kirinya hingga meninggalkan bekas gigitan.
Selain itu, gugatan tersebut juga menyebut bahwa Nacua menggigit ibu jari teman Atiabi dengan cukup keras hingga menyebabkan rasa sakit.
Atiabi sempat mengajukan permohonan perintah penahanan sementara, namun permintaan tersebut ditolak oleh pengadilan. Sidang lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 14 April.
Menanggapi tuduhan tersebut, kuasa hukum Puka Nacua, Levi McCathern, membantah seluruh klaim yang diajukan.
Ia menyatakan bahwa kliennya menolak tuduhan tersebut dengan tegas dan memiliki bukti video yang dinilai dapat membantah isi gugatan.
McCathern juga menyebut adanya sejumlah saksi yang menyatakan bahwa Nacua tidak pernah mengucapkan pernyataan seperti yang dituduhkan.
Ia bahkan menyebut tuduhan tersebut sebagai tidak benar dan menilai kejadian gigitan yang disebutkan hanyalah bentuk candaan.
Lebih lanjut, pihak Nacua menuding adanya upaya permintaan sejumlah uang dalam jumlah besar sebelum kasus ini dipublikasikan.
McCathern menyebut hal tersebut bukan sebagai klaim hukum yang sah, melainkan bentuk pemerasan.
Sebagai respons, pihak Nacua berencana mengajukan gugatan balik atas pencemaran nama baik dan akan menempuh jalur hukum terhadap tuduhan yang dianggap merugikan reputasi kliennya.
Kasus ini mencuat hanya beberapa hari setelah pemain Seattle Seahawks, Jaxon Smith-Njigba, menandatangani kontrak baru bernilai besar.
Nacua sendiri juga berpotensi mendapatkan perpanjangan kontrak pada offseason ini.
Sebelumnya, pada Desember lalu, Puka Nacua sempat meminta maaf atas gestur yang dianggap antisemit dalam sebuah siaran langsung di internet.
Artikel Tag: NFL