Ralf Rangnick Siapkan Cara Redam Lamine Yamal
Ralf Rangnick waspadai ancaman Lamine Yamal saat Austria hadapi Spanyol. (Foto: Carl Recine/Getty Images)
Berita Piala Dunia: Ralf Rangnick mengakui Austria menghadapi tantangan besar saat bertemu Spanyol pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026) pukul 02.00 WIB di Los Angeles Stadium, Los Angeles. Menurutnya, salah satu tugas utama timnya adalah membatasi ruang gerak Lamine Yamal.
Pelatih Austria itu menilai Lamine Yamal merupakan salah satu talenta terbaik dunia saat ini. Winger berusia 18 tahun tersebut kembali bermain secara bertahap bersama Spanyol setelah pulih dari cedera hamstring yang dialaminya pada April dan telah mencetak satu gol sepanjang fase grup.
Berbicara kepada wartawan jelang pertandingan, Rangnick memuji kualitas Yamal, tetapi menegaskan Austria harus menemukan cara untuk menghentikannya. "Lamine Yamal adalah pemain yang luar biasa, dan dia akan tetap seperti itu selama 12, 13, atau 14 tahun ke depan, bahkan mungkin lebih lama."
Rangnick kemudian menjelaskan fokus utama timnya saat menghadapi pemain Barcelona tersebut. "Jika dia tetap sehat dan menjaga sikapnya, dia akan memainkan banyak pertandingan. Dia adalah salah satu pemain yang akan kami awasi dengan sangat ketat agar tidak memiliki banyak ruang atau kesempatan untuk mulai melakukan dribel."
Meski mengagumi kemampuan Yamal, pelatih berusia 68 tahun itu menegaskan Austria harus membuat sang winger sesedikit mungkin menguasai bola. "Dia adalah pemain yang disukai semua penggemar sepak bola di mana pun mereka berada untuk ditonton. Namun, tugas kami besok adalah membuatnya sesedikit mungkin menyentuh bola."
Ralf Rangnick juga menyadari Austria harus meningkatkan performa jika ingin menyingkirkan Spanyol yang belum terkalahkan dalam 34 pertandingan sejak Maret 2023. "Kami semua tahu bahwa besok kami harus bermain lebih baik lagi. Melawan Spanyol, itu sudah jelas. Kami harus melangkah satu tingkat lebih tinggi."
Sementara itu, kapten Austria David Alaba mengakui kualitas lawannya, tetapi menegaskan timnya tidak akan bermain bertahan sepanjang laga. "Mereka memainkan sepak bola yang sangat menarik. Mereka memiliki kualitas luar biasa dan pemain-pemain yang bisa membuat perbedaan. Namun, kami tidak ingin bersembunyi. Kami benar-benar ingin bermain menyerang dan berusaha meraih kemenangan," kata Alaba.
Artikel Tag: Spanyol, Piala Dunia, austria, ralf rangnick, Piala Dunia 2026, Lamine Yamal