Ralf Rangnick Waspadai Kejutan Yordania pada Laga Perdana Austria
Ralf Rangnick minta Austria tidak meremehkan Yordania di Piala Dunia 2026. (Foto: Marco Steinbrenner/DeFodi Images/DeFodi via Getty Images)
Berita Piala Dunia: Ralf Rangnick menegaskan Austria harus tampil dalam performa terbaik saat menghadapi Yordania pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026. Ia menilai hasil-hasil awal turnamen telah membuktikan bahwa tim-tim Asia mampu menyulitkan lawan-lawan mereka dari Eropa, sehingga Das Team tidak boleh menganggap remeh Yordania.
Austria akan menghadapi Yordania di Stadion San Francisco Bay Area, Rabu (17/6/2026) siang WIB. Pertandingan tersebut menandai kembalinya Austria ke putaran final Piala Dunia setelah absen selama 28 tahun sekaligus menjadi laga perdana Yordania dalam sejarah turnamen.
Rangnick menunjuk sejumlah hasil mengejutkan pada pekan pertama kompetisi sebagai bukti bahwa tidak ada pertandingan yang mudah. Republik Ceko kalah 1-2 dari Korea Selatan, Turkiye tumbang 0-2 dari Australia, Jepang menahan Belanda 2-2, sementara Qatar berhasil memaksa Swiss bermain imbang 1-1.
"Kami sudah melihat banyak kejutan selama Piala Dunia ini," kata Rangnick pada konferensi pers, Senin (15/6/2026). "Jika melihat hasil-hasil pertandingan, ada 12 laga berakhir imbang dan hanya enam yang menghasilkan kemenangan. Tidak ada satu pun tim Amerika Selatan yang menang."
Pelatih berusia 67 tahun itu memperkirakan Yordania akan bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik. Karena itu, Austria harus bersabar serta menghindari kesalahan yang dapat dimanfaatkan lawan.
"Ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah. Mereka akan menjadi lawan yang tidak nyaman. Mereka akan mencoba menyerap tekanan dan memanfaatkan ruang terbuka untuk melakukan serangan balik. Itulah yang kami perkirakan akan mereka lakukan besok," ujarnya.
Austria datang ke turnamen dengan modal positif setelah tampil mengesankan di Euro 2024. Mereka sempat menjadi juara grup sebelum tersingkir pada babak 16 besar. Namun, Rangnick menyadari bahwa Grup J juga dihuni Aljazair dan juara bertahan Argentina, sehingga tiga poin pada laga pembuka bisa sangat menentukan peluang lolos.
Austria sempat kehilangan gelandang andalan Christoph Baumgartner akibat cedera paha menjelang turnamen. Meski demikian, Ralf Rangnick memastikan seluruh pemain yang tersedia berada dalam kondisi bugar dan siap tampil melawan Yordania.
Rangnick juga menyambut positif keberadaan jeda hidrasi yang diterapkan FIFA. Menurutnya, momen tersebut dapat dimanfaatkan pelatih untuk memberikan instruksi tambahan kepada pemain di tengah suasana stadion yang diperkirakan dipadati sekitar 65.000 penonton.
"Ini hal yang positif bagi saya sebagai pelatih karena saya bisa berbicara kepada para pemain dan memberi mereka arahan," kata Rangnick.
Artikel Tag: austria, ralf rangnick, Piala Dunia 2026, yordania