Kanal

Reece James Bela Filip Jorgensen Usai Chelsea Dihajar PSG

Penulis: Fery Andriyansyah
12 Mar 2026, 15:00 WIB

Reece James dukung Filip Jorgensen setelah blunder lawan PSG. (Foto: Ben Whitley/PA Images via Getty Images)

Berita Liga Champions: Reece James membela rekan setimnya Filip Jorgensen setelah kesalahan sang kiper berujung pada kekalahan Chelsea dari Paris Saint-Germain di Liga Champions. Bek kanan Chelsea berusia 26 tahun itu menegaskan seluruh pemain tetap mendukung Jorgensen meski blundernya menjadi titik balik kekalahan tim di Parc des Princes.

Chelsea sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Kamis (12/3/2026) dini hari WIB. Hingga menit ke-74, skor masih imbang 2-2 dan The Blues terlihat mampu menahan tekanan tuan rumah.

Namun situasi berubah drastis setelah kesalahan Filip Jorgensen yang salah mengirim umpan dari belakang. Kesalahan tersebut dimanfaatkan PSG untuk mencetak gol ketiga, sebelum Khvicha Kvaratskhelia mencetak gol tambahan yang membuat Chelsea akhirnya kalah 2-5.

Setelah gol tersebut, permainan Chelsea terlihat kehilangan kontrol dan PSG mampu memanfaatkan momentum untuk memperlebar keunggulan. Bahkan kamera televisi sempat menangkap wakil kapten The Blues, Enzo Fernandez, terlihat meluapkan emosinya kepada Jorgensen setelah salah satu gol tercipta.

Meski demikian, Reece James menegaskan bahwa kesalahan seperti itu merupakan risiko dari gaya bermain yang diinginkan pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior. Ia memastikan seluruh pemain tetap berdiri di belakang kiper asal Denmark tersebut.

Reece James mengatakan kepada TNT Sport: “Ini sepak bola, ini cara kami ingin bermain. Jika Anda bermain membangun serangan dari belakang, kesalahan pasti akan terjadi.”

Ia menambahkan bahwa seluruh skuad memahami filosofi permainan yang diterapkan oleh Rosenior sejak awal. “Semua pemain di tim memahami itu. Itulah cara pelatih ingin kami bermain. Kami sepenuhnya mendukung Filip,” ujar James.

Akibat kekalahan tersebut, Chelsea kini berada dalam posisi sulit untuk melaju ke perempat final Liga Champions. Mereka harus mengejar defisit tiga gol pada leg kedua yang akan digelar di Stamford Bridge pekan depan.

Meski peluangnya terlihat berat, James tetap optimistis timnya masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan. Ia menilai banyak kejutan pernah terjadi dalam sejarah Liga Champions. James mengatakan: “Ini Liga Champions. Ini kompetisi terbesar di sepak bola klub.”

“Banyak tim pernah membalikkan keadaan dari ketertinggalan empat atau lima gol sebelumnya. Kami harus melupakan pertandingan ini dan menatap ke depan,” lanjutnya. Saat ditanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada menit-menit akhir pertandingan di Paris, James mengakui Chelsea kehilangan kendali permainan.

Ia mengatakan: “Sulit menjelaskannya. Jika melihat jalannya pertandingan, laga cukup seimbang sampai sekitar menit ke-70. Namun 15 atau 20 menit terakhir benar-benar lepas dari kendali kami dan kami tidak mengakhiri pertandingan seperti yang kami inginkan.”

Artikel Tag: liga champions, Chelsea, Paris Saint-Germain, reece james, Filip Jorgensen

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru