Kanal

Regis Le Bris Bangga usai Sunderland Lolos ke Liga Europa

Penulis: Fery Andriyansyah
25 Mei 2026, 12:30 WIB

Regis Le Bris bangga Sunderland tutup musim dengan sejarah. (Foto: MI News/NurPhoto via Getty Images)

Berita Liga Inggris: Regis Le Bris tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya setelah Sunderland memastikan tiket Liga Europa musim depan lewat kemenangan 2-1 atas Chelsea pada Ahad (24/5/2026) malam WIB. Pelatih asal Prancis itu bahkan menyebut pencapaian tersebut sebagai hari terbaik sepanjang karier manajerialnya.

Sunderland tampil luar biasa di Stadium of Light dan berhasil mengalahkan Chelsea lewat gol Trai Hume serta gol bunuh diri Malo Gusto. Meski Cole Palmer sempat memperkecil ketertinggalan, The Black Cats mampu bertahan hingga akhir pertandingan, termasuk melewati tekanan dalam 12 menit tambahan waktu.

Kemenangan itu membawa Sunderland finis di posisi ketujuh klasemen Premier League sekaligus memastikan tempat di Liga Europa musim depan. Hasil tersebut melengkapi musim luar biasa The Black Cats yang baru kembali promosi ke kasta tertinggi musim ini.

Regis Le Bris memuji fokus dan kedewasaan para pemainnya saat menghadapi tekanan besar di laga penentuan. “Saya bangga dengan para pemain, bangga dengan atmosfer stadion, dan hubungan yang kami miliki bersama para suporter untuk menciptakan sesuatu yang spesial,” kata Le Bris usai pertandingan.

“Kami tahu harus menang dan saya rasa kami sangat fokus pada cara bermain yang kami inginkan. Kami mengontrol pertandingan dengan baik, mencetak gol pada momen yang tepat, dan mengelola bagian akhir laga dengan sangat dewasa,” lanjutnya.

Le Bris kemudian mengakui pencapaian ini terasa lebih spesial dibanding momen-momen besar lain dalam kariernya, termasuk saat membawa Sunderland promosi lewat final play-off Championship di Wembley setahun lalu.

“Ini yang terbaik, benar-benar yang terbaik. Wembley juga luar biasa, tetapi hari ini terasa sebagai kelanjutan perjalanan spesial kami. Kami merasakan hubungan yang sangat kuat antara klub dan para fans. Ini penghormatan untuk kerja kolektif kami,” ujarnya.

Pelatih Sunderland itu juga mengungkap dirinya baru mengetahui hasil pertandingan lain yang menentukan posisi akhir klasemen pada menit-menit akhir tambahan waktu. Sebelum itu, ia dan tim hanya fokus mempertahankan keunggulan atas Chelsea.

“Granit Xhaka datang ke dekat bench dan bertanya soal situasi klasemen. Saya belum tahu saat itu. Michael Proctor kemudian memberi tahu kami berada di posisi ketujuh. Saat itu tinggal satu menit lagi, jadi kami langsung meminta semua pemain bertahan sampai akhir,” tutur Le Bris.

Artikel Tag: Liga Europa, Chelsea, Sunderland, Regis Le Bris

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru